Menulis teks laporan penelitian adalah salah satu aspek terpenting dalam mempelajari bahasa Indonesia karena melibatkan pemikiran kritis, literasi, dan penyampaian informasi secara sistematis. Namun, pada kenyataannya, banyak siswa masih kesulitan menulis teks laporan penelitian yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai tantangan yang dihadapi siswa saat menulis teks laporan penelitian, penyebab mendasar dari tantangan-tantangan ini, peran yang dimainkan oleh guru dalam membantu siswa mengatasi tantangan-tantangan ini, dan strategi-strategi yang dapat digunakan untuk membantu siswa menjadi penulis yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (literature review) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui berbagai sumber pustaka dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kemampuan menulis teks laporan penelitian. Untuk menemukan pola masalah yang berulang, data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa terus mengalami kesulitan dalam memahami struktur laporan penelitian, menggunakan bahasa yang sesuai, pemilihan kosakata, menyusun kalimat yang efektif, dan membedakan antara fakta dan opini. Baik faktor internal maupun eksternal, seperti kurangnya bahan ajar dan metode pengajaran yang kurang beragam, mempengaruhi tantangan-tantangan ini, serta faktor internal termasuk minat baca yang rendah, kosakata yang terbatas, dan motivasi belajar yang rendah. Selain itu, diperkirakan bahwa penggunaan teknologi digital, strategi pembelajaran aktif, dan latihan menulis yang berkelanjutan dapat membantu meningkatkan kemampuan menulis siswa. Untuk menghasilkan pembelajaran yang mendorong pengembangan kemampuan menulis laporan penelitian, guru, siswa, dan lingkungan pendidikan harus bekerja sama.