Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kreativitas Anak melalui Kegiatan Lomba Gebyar Muharram di Desa Jentera, Kecamatan Wampu Avria Damayani; Ade Chita Putri Harahap; Rahmatia Ritonga; Indah Marentina Siregar
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26385

Abstract

Kegiatan lomba dalam peringatan Gebyar Muharram di Desa Jentera menjadi salah satu sarana strategis dalam menumbuhkan kreativitas anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kegiatan Gebyar Muharram serta strategi yang diterapkan dalam mengembangkan kreativitas anak melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam lomba seperti lomba mewarnai,lomba azan,lomba hafalan surah pendek dan fashion show dapat meningkatkan rasa percaya diri, daya imajinasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Dukungan dari orang tua, guru, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan strategi ini. Kesimpulannya, kegiatan Gebyar Muharram merupakan pendekatan berbasis budaya dan keagamaan yang efektif dalam mengembangkan kreativitas anak di tingkat desa.
Peran Guru BKPI sebagai Mediator dalam Penyelesaian Konflik dan Membangun Hubungan Harmonis di Lingkungan Sekolah Avria Damayani; Dwi Kartika Aulia Putri; Lailiatul Magfiroh; Nazwa Khairunnisa; Syari Riqki Bintania
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik di lingkungan sekolah merupakan hal yang tidak dapat dihindari sehingga memerlukan penyelesaian yang tepat untuk menjaga keharmonisan antar warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Guru Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) sebagai mediator dalam penyelesaian konflik dan membangun hubungan harmonis di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (library research) melalui kajian berbagai buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BKPI berperan penting dalam menyelesaikan konflik melalui mediasi, komunikasi, dan penerapan nilai-nilai Islam seperti musyawarah, tabayyun, ukhuwah, dan keadilan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang damai dan harmonis.
PEMBERDAYAAN ANAK MELALUI FESTIVAL ANAK SHOLEH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBERANIAN, KREATIVITAS, DAN NILAI KEAGAMAAN DI DESA TIGABERINGEN KABUPATEN KARO Fathurrahman An-Naufal; Winda Kustiawan; Muhammad Hayqal Bani Hakim Tanjung; Afriza Br. Harahap; Siti Aisyah; Avria Damayani
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.704

Abstract

Child empowerment through religious activities is one of the efforts to support the development of children's courage, creativity, self-confidence, and religious values within the community. This article aims to describe the implementation of the Festival Anak Sholeh as a form of child empowerment through the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) in Tigaberingen Village, Tiga Binanga District, Karo Regency. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were obtained through direct observation, activity documentation, and KKN logbook records during the implementation of the activity from August 18 to 28, 2026. The participants were children in Tigaberingen Village who took part in the Festival Anak Sholeh, while KKN students and the community supported the implementation of the activities. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the Festival Anak Sholeh provided opportunities for children to actively participate in religious activities, demonstrate their abilities, and gain learning experiences in an educational and enjoyable environment. The activity also provided positive experiences in developing children's courage and self-confidence, increasing their interest in participating in religious activities, and strengthening their understanding of Islamic values and the exemplary character of Prophet Muhammad. Furthermore, the involvement of KKN students, community members, and village officials demonstrated the importance of collaboration in supporting community-based child empowerment. Therefore, the Festival Anak Sholeh can serve as a medium for child empowerment that integrates religious education with the development of courage, creativity, and social interaction within the community.