Ashabul Firdaus
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja terhadap Persentase Kemiskinan Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah Tahun 2023–2025 Ashabul Firdaus; Alfian Rizka Syahrianur; M. Khoirul Anwar; Rafika Meilia Sari
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e4p3qk02

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi tantangan kompleks dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar tenaga kerja, terutama melalui Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Namun, karena hubungan antarvariabel ini sering kali tidak konsisten di berbagai daerah, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh TPT dan TPAK terhadap angka kemiskinan di kabupaten/kota se-Jawa Tengah periode 2023–2025. Menggunakan metode kuantitatif regresi linear berganda dengan data panel dari BPS, penelitian ini telah melewati serangkaian uji asumsi klasik, termasuk normalitas (sig. 0,228), multikolinearitas (VIF 1,411), heteroskedastisitas, serta koreksi autokorelasi Cochrane-Orcutt (DW 1,715) untuk memastikan validitas model. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa TPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan (β = 0,598; sig. 0,01), yang menegaskan bahwa peningkatan pengangguran memperburuk kemiskinan secara struktural. Menariknya, TPAK juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan (β = 0,190; sig. 0,049). Hal ini mengindikasikan adanya fenomena pekerja miskin (working poor), di mana tingginya partisipasi kerja tidak serta-merta mengurangi kemiskinan karena pekerja terjebak di sektor informal yang rendah produktivitas. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan (sig. 0,03), meski nilai Adjusted R-squared sebesar 0,067 menunjukkan bahwa 93,3% faktor kemiskinan lainnya dipengaruhi oleh variabel di luar model seperti kualitas pendidikan dan upah minimum. Temuan ini menyimpulkan bahwa pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah memerlukan strategi menyeluruh, mulai dari penciptaan lapangan kerja formal yang berkualitas hingga penguatan perlindungan sosial dan pelatihan vokasional.  
Pengaruh Inflasi, Kurs, Bi Rate, IHSG, Volume Perdagangan terhadap Return Saham dengan Harga Saham Sebagai Variabel Moderasi Intan Dwi Oktavia; Refalinda Hayu Seantemat Maurany; Adinda Dwi Novita Sari; Aditya Wardana; Ashabul Firdaus; Achmad Miftachul Huda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): JULI : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v6i2.2463

Abstract

This quantitative study analyzes the effects of inflation, rupiah exchange rate, BI Rate, JSX Composite (IHSG), and trading volume on the stock return of PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) for the 2021–2025 period, with stock price as a moderating variable. Using Moderated Regression Analysis (MRA) based on official secondary data, the partial test results show that inflation, rupiah exchange rate, BI Rate, IHSG, and trading volume have no significant effect on BBCA's stock return. In the moderation test, stock price is proven to only moderate the effect of the rupiah exchange rate on stock return, while showing no moderating role for the other variables. However, simultaneously, the model with the moderating variable explains changes in stock return better than the model without moderation. In conclusion, the company's internal fundamental factors and specific stock characteristics play a much more dominant role in influencing BBCA's stock return compared to macroeconomic factors, making these findings a strategic consideration for investors in capital market decision-making.