Desy Ayu Ningrum
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Kerja Sama Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor Di Tk Aisyiyah Raudhatul Istiqlal Setu Tangerang Selatan Arief Rahman Muhammad; Desy Ayu Ningrum
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i1.272

Abstract

This study aims to build cooperation in early childhood in Aisyiyah Raudhatul Istiqlal Kindergarten Setu South Tangerang through the traditional game of gobak sodor. This study is motivated by the importance of building cooperation in early childhood. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative descriptive approach, implemented in two cycles. The subjects of the study were students in group B of Aisyiyah Raudhatul Istiqlal Kindergarten Setu South Tangerang aged 5-6 years. Data collection was carried out through observation and documentation. The results of the study indicate that the traditional game of gobak sodor is effective in improving children's cooperation skills, which include the ability of children to play harmoniously, children help each other develop strategies to win, children have goals in line with their teammates, and children show mutual respect between friends. The improvement is seen from the increasing percentage of children who reach the Very Good Development (BSB) category from 9% in the pre-cycle to 87% at the end of the second cycle. It was concluded that the game of gobak sodor can be a fun and effective learning alternative to enhance cooperation in early childhood.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Di RA Al Hikmah Duri Kosambi Cengkareng Nurasyifah; Desy Ayu Ningrum
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 02 (2024): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-confidence is important for children, because a lack of confidence in their abilities will make children afraid and not confident to do something. feelings of doubt, anxiety, and lack of confidence that can interfere with various aspects of life. Someone who experiences this tends to have negative thoughts about themselves. Teachers play a very important role in helping the development of students to realize their life goals optimally. This study aims to analyze the role of teachers in increasing children's self-confidence in early childhood at RA Al Hikmah, West Jakarta. The methods used for data collection are observation, interviews and documentation. Data analysis with qualitative methods is presented with descriptive analysis methods. The results of the study indicate that teachers have an important role in increasing children's self-confidence, through the role of teachers as planners, observers, role models, facilitators, elabolators, evaluators. Children's self-confidence at RA Al Hikmah Duri Kosambi Cengkareng has increased such as never giving up daring to express opinions, daring to ask questions, prioritizing their own efforts from the help of others, and appearing calm.
Internalisasi Nilai Karakter Islam dalam Mengembangkan Kecerdasan Sosial-Emosional Anak Usia Dini pada Lingkungan Keluarga Anik Indrawati; Desy Ayu Ningrum
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/vy4agx88

Abstract

Perkembangan sosial-emosional anak usia dini menjadi salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter anak pada masa golden age. Namun, perkembangan teknologi digital serta perubahan pola interaksi keluarga mulai memengaruhi perilaku sosial anak, seperti rendahnya empati, kurangnya kemampuan mengontrol emosi, dan berkurangnya interaksi sosial dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan internalisasi nilai karakter Islam dalam pengembangan kecerdasan sosial-emosional anak usia dini pada lingkungan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek lima orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai karakter Islam dilakukan melalui keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah, komunikasi yang lembut, pemberian nasihat, dan pengawasan penggunaan media digital anak. Nilai karakter yang dominan meliputi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, empati, dan sopan santun. Selain itu, pembiasaan nilai Islami dalam keluarga membantu anak mengembangkan kemampuan berbagi, menghargai orang lain, mengontrol emosi, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh Islami memiliki kontribusi penting dalam membentuk kecerdasan sosial-emosional anak usia dini secara berkelanjutan.