Rasa ingin tahu merupakan fondasi krusial perkembangan kognitif anak usia dini yang memerlukan stimulasi optimal. Namun, penerapan strategi pembelajaran inkuiri di PAUD saat ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi pembelajaran inkuiri dalam mengembangkan rasa ingin tahu anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis secara tematik 5 artikel ilmiah terpilih dari basis data Google Scholar, Scopus, dan ERIC dalam rentang tahun 2016–2026. Hasil kajian membuktikan bahwa strategi pembelajaran inkuiri secara signifikan meningkatkan rasa ingin tahu anak melalui aktivitas eksplorasi aktif, eksperimen sains sederhana, dan bermain berbasis masalah. Penerapan strategi ini juga berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, keberanian bertanya, serta kemandirian belajar anak. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri merupakan pendekatan yang sangat efektif untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak usia dini. Rekomendasi untuk penelitian yang akan datang adalah perlunya pengujian empiris lebih lanjut melalui desain kuasi-eksperimental dan studi longitudinal guna mengukur efektivitas praktis strategi pembelajaran inkuiri ini pada berbagai karakteristik lembaga PAUD secara berkelanjutan.