Kemampuan berkonsentrasi menjadi keterampilan dasar yang menunjang keberhasilan proses belajar anak usia dini. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak anak berusia 5–6 tahun yang kesulitan mempertahankan perhatian saat mengikuti kegiatan pembelajaran, sehingga hal ini dapat menghambat perkembangan kognitif, kemampuan berbahasa, serta keterampilan memecahkan masalah mereka. Meskipun sejumlah penelitian telah membuktikan manfaat permainan puzzle dalam melatih konsentrasi anak, temuan-temuan tersebut tersebar dalam berbagai kajian dengan pendekatan dan hasil yang bervariasi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan merangkum hasil kajian terdahulu mengenai penerapan permainan puzzle sebagai upaya meningkatkan konsentrasi anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025, yang dikumpulkan melalui basis data Google Scholar, SINTA, serta repositori perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan puzzle efektif memperpanjang durasi konsentrasi, mempertajam fokus perhatian, meningkatkan ketelitian, serta melancarkan kemampuan menyelesaikan tugas pada anak usia dini. Keberhasilan penggunaannya dipengaruhi oleh kesesuaian tingkat kesulitan, pendampingan guru, pelaksanaan yang teratur, serta dukungan dari orang tua. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan ilmiah bagi pendidik PAUD dalam memilih media pembelajaran yang tepat guna mengembangkan konsentrasi anak.