Delti Fallo
Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Marlen Bara Lay; Delti Fallo; Feti Hendrina Oematan; Nifren T Talan; Fredericksen Victoranto Amseke
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i4.591

Abstract

Early childhood education serves as a crucial stage for developing critical thinking skills as a 21st-century competency. This study aims to determine the influence of scientific learning on the critical thinking abilities of children aged 4-5 years. The research method is quantitative with an ex-post facto approach. The sampling technique used total sampling, namely 20 children aged 4-5 years at PAUD Bait' el Naimata, Kupang City. The data collection technique uses a Likert scale questionnaire for scientific learning (based on Mauriz et al., 2023; reliability 0.723) and an assessment rubric for critical thinking (based on Facione, 2011; reliability 0.705). The data analysis technique is simple linear regression with SPSS 26.0. The results of these findings show that scientific learning has a positive and significant effect on the critical thinking abilities of children aged 4-5 years by 20.7% (R Square = 0.207; p = 0.000 < 0.05), which means that the better the application of scientific learning, the greater the critical thinking abilities of young children. It is hoped that PAUD teachers will implement scientific learning optimally through the stages of observing, asking, trying, reasoning and communicating, as well as involving parents to improve the development of children's critical thinking.
Penerapan Media Pembelajaran Kreatif untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Josimoni Rilina Leba; Noldiana Natonis; Venia Fanggidae; Delti Fallo
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4895

Abstract

Penelitian ini bertujuan mereview dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai penerapan media pembelajaran kreatif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Kemampuan motorik halus merupakan aspek perkembangan penting yang memerlukan stimulasi terstruktur melalui media yang tepat dan menyenangkan Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai media kreatif meliputi loose parts, busy book, finger painting, kegiatan 3M (Mewarnai, Menggunting, Menempel), dan origami terbukti efektif secara konsisten dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Faktor keberhasilan utama mencakup pemilihan bahan sesuai usia, bimbingan guru yang terstruktur dan konsisten, dukungan orang tua, serta integrasi media dalam rencana pembelajaran harian. Kajian ini mengidentifikasi celah penelitian pada pendekatan multimodal yang mengintegrasikan beberapa media secara bersamaan. Penelitian lanjutan menggunakan desain eksperimental dengan sampel lebih besar sangat direkomendasikan.
Peningkatkan Kemampuan Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Permainan Papan di PAUD Bilomi Amfoang Barat Laut Noldiana Natonis; Josimoni Rilina Leba; Dewita Karlina Rumaseb; Risnawati Angryani Marzuky; Dince Mariana Bulan; Yublina Sofians Manit; Feti Hendrina Oematan; Feren Kitu Homa; Delti Fallo; Esi Debora Alokabel; Roimanson Panjaitan
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia 5–6 tahun di PAUD Bilomi di Saukibe Amfoang Barat Laut melalui pemanfaatan media permainan Papan Huruf. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur dengan kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB), kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan perhitungan persentase. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan apabila minimal 80% anak mencapai kategori BSH atau BSB. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap siklus: rata-rata kemampuan literasi awal anak meningkat dari 55% pada Pra Siklus menjadi 70% pada Siklus I dan 85% pada Siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 40% (4 dari 10 anak) pada Pra Siklus menjadi 70% (7 anak) pada Siklus I dan mencapai 90% (9 anak) pada Siklus II, sehingga telah melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Temuan ini membuktikan bahwa media permainan Papan Huruf efektif meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia dini melalui kegiatan bermain yang terstruktur, bermakna, dan menyenangkan.