Perkembangan pemikiran anak di usia dini sangat krusial karena menjadi fondasi yang kuat untuk mendukung proses pembelajaran di kemudian hari. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun sering kali mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak, mempertahankan fokus, dan menyelesaikan soal yang seharusnya mudah. Hal ini mendorong guru untuk mencari metode pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik, sesuai dengan tahap perkembangan anak. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah penggunaan video animasi. Media ini dapat menyampaikan informasi secara menarik dengan menggabungkan gambar, suara, warna, dan gerakan, sehingga mudah dipahami oleh anak. Meskipun pemanfaatan video animasi semakin meningkat dalam pengajaran anak-anak, banyak penelitian yang ada masih tersebar dan kurang terorganisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terkait penggunaan video animasi dalam memperkuat kemampuan berpikir anak. Tinjauan ini mencakup sepuluh artikel yang membahas berbagai aspek seperti kemampuan berpikir, bahasa, sosial-emosional, dan penanaman karakter. Hasilnya menunjukkan bahwa video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir anak, dengan faktor-faktor seperti kesesuaian materi dan durasi, keterlibatan guru, serta partisipasi anak dalam diskusi. Namun, penelitian eksperimental yang mengangkut kelompok kontrol sudah terbatas, sehingga diperlukan studi tambahan dengan desain yang lebih baik dan sampel yang lebih besar.