Adeleide Lasboy
Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Blended Learning Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini Norlinda Kudji; Fifti Yundi Selan; Adeleide Lasboy; Englintan Dethan; Mesi Reinammah; Dance Babis; Asaria Kamesa; Fredericksen Victoranto Amseke
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i4.617

Abstract

Emotional development is an important aspect in supporting early childhood’s ability to adapt, interact, and manage emotions in the learning process. One learning model that is widely implemented today is d-blended learning, which is a combination of online and offline learning. This study aims to determine the effect of blended learning on the emotional development of early childhood. The research method used was quantitative with an ex-post facto research design. The research subjects consisted of 15 children aged 5–6 years at PAUD Saenam Binlaka, selected using a total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire measuring aspects of emotional regulation, emotional expression, and children’s social relationships in blended learning. Data analysis was conducted using simple linear regression with the assistance of SPSS 25.0. The results showed that blended learning had a positive and significant effect on the emotional development of early childhood, with a significance value of p = 0.009 (< 0.05) and a coefficient of determination of 0.411%. This indicates that the proper implementation of blended learning can support children’s ability to manage emotions, express feelings, and build positive social relationships. Therefore, d-blended learning can be an effective alternative learning strategy to support the emotional development of early childhood.
Strategi Pembelajaran Ekspositori dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Peluang dan Tantangan Berdasarkan Kajian Literatur Adeleide Lasboy; Akwila Herliati Kase; Ordia Aretna Nubatonis; Yetri Triwira Neolaka; Petrus Logo Radja
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5006

Abstract

Strategi pembelajaran ekspositori masih menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), meskipun pembelajaran modern lebih menekankan pendekatan yang berpusat pada anak (child-centered learning). Kondisi tersebut muncul karena guru dihadapkan pada keterbatasan waktu, tuntutan pencapaian kurikulum, serta perlunya penyampaian materi dasar secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan penerapan strategi pembelajaran ekspositori dalam pendidikan anak usia dini berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 5 artikel ilmiah yang dipilih dari 85 artikel yang berhasil diidentifikasi melalui basis data Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan Garuda pada rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, evaluasi kualitas artikel, serta analisis tematik dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori memberikan berbagai peluang, antara lain meningkatkan efisiensi pembelajaran, memudahkan penyampaian materi secara sistematis, mengurangi miskonsepsi, mendukung pembentukan karakter, disiplin, regulasi diri, nilai moral, serta perkembangan kognitif anak. Strategi ini juga menjadi alternatif yang efektif bagi lembaga PAUD yang memiliki keterbatasan media dan sarana pembelajaran. Namun demikian, penerapan strategi ekspositori secara dominan berpotensi mengurangi partisipasi aktif anak, membatasi kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta kesempatan belajar melalui bermain dan eksplorasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, strategi pembelajaran ekspositori sebaiknya diterapkan secara proporsional dengan mengintegrasikannya bersama pembelajaran aktif, play-based learning, penggunaan media konkret, demonstrasi, dan kegiatan eksploratif agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal tanpa mengabaikan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas integrasi strategi pembelajaran ekspositori dengan berbagai model pembelajaran aktif melalui pendekatan kuantitatif maupun mixed methods, serta mengeksplorasi pengaruh kompetensi guru, media pembelajaran, dan lingkungan belajar terhadap keberhasilan implementasi strategi ekspositori dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.