Strategi pembelajaran ekspositori masih menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), meskipun pembelajaran modern lebih menekankan pendekatan yang berpusat pada anak (child-centered learning). Kondisi tersebut muncul karena guru dihadapkan pada keterbatasan waktu, tuntutan pencapaian kurikulum, serta perlunya penyampaian materi dasar secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan penerapan strategi pembelajaran ekspositori dalam pendidikan anak usia dini berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 5 artikel ilmiah yang dipilih dari 85 artikel yang berhasil diidentifikasi melalui basis data Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan Garuda pada rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, evaluasi kualitas artikel, serta analisis tematik dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran ekspositori memberikan berbagai peluang, antara lain meningkatkan efisiensi pembelajaran, memudahkan penyampaian materi secara sistematis, mengurangi miskonsepsi, mendukung pembentukan karakter, disiplin, regulasi diri, nilai moral, serta perkembangan kognitif anak. Strategi ini juga menjadi alternatif yang efektif bagi lembaga PAUD yang memiliki keterbatasan media dan sarana pembelajaran. Namun demikian, penerapan strategi ekspositori secara dominan berpotensi mengurangi partisipasi aktif anak, membatasi kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta kesempatan belajar melalui bermain dan eksplorasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, strategi pembelajaran ekspositori sebaiknya diterapkan secara proporsional dengan mengintegrasikannya bersama pembelajaran aktif, play-based learning, penggunaan media konkret, demonstrasi, dan kegiatan eksploratif agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal tanpa mengabaikan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas integrasi strategi pembelajaran ekspositori dengan berbagai model pembelajaran aktif melalui pendekatan kuantitatif maupun mixed methods, serta mengeksplorasi pengaruh kompetensi guru, media pembelajaran, dan lingkungan belajar terhadap keberhasilan implementasi strategi ekspositori dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.