Annisa QurratuL Aini
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikologi Pembelajaran dalam Perspektif Islam Annisa QurratuL Aini; Muslim Affandi; Mhd. Subhan
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.299

Abstract

Penelitian ini membahas konsep fitrah, tazkiyatun nafs, serta pendidikan qalb, aql, dan nafs dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Fitrah dipahami sebagai potensi dasar manusia yang bersifat suci dan positif sejak lahir, yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan agar tidak mengalami penyimpangan. Tazkiyatun nafs menjadi proses penyucian jiwa melalui tahapan takhalli, tahalli, dan tajalli untuk membentuk kepribadian yang berakhlak mulia serta memiliki keseimbangan mental dan spiritual. Sementara itu, pendidikan qalb, aql, dan nafs menekankan integrasi antara aspek intelektual, spiritual, dan emosional dalam pembentukan manusia yang utuh. Penelitian ini juga mengkaji kontribusi tokoh-tokoh pendidikan Islam dan Indonesia dalam mengembangkan konsep pendidikan yang holistik dan integratif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan Islam ideal adalah pendidikan yang mampu mengembangkan seluruh potensi manusia secara seimbang, sehingga melahirkan individu yang cerdas, berakhlak, serta memiliki ketahanan mental dan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman.
Kerajaan Mughal : Puncak Peradaban Islam di Tengah Dominasi Agama Hindu Di India: Penelitian Annisa Qurratul Aini; Edi Yusrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4126

Abstract

The Mughal Empire (1526–1858) was one of the largest Islamic dynasties to have existed in India and reached the peak of its glory in the 16th and 17th centuries. Its presence marked an important milestone in the history of Islamic civilization, as it succeeded in flourishing within a predominantly Hindu society. This study aims to describe how the Mughal Dynasty built an advanced Islamic civilization through inclusive political policies, religious tolerance, and harmonious cultural acculturation. The research employed a qualitative method through a literature review that examines the historical, social, cultural, and administrative aspects of the Mughal Empire. The findings reveal that Mughal rulers—particularly Akbar, Jahangir, and Shah Jahan—successfully established political stability by implementing the principle of Sulh-i Kull (universal peace), abolishing religious discrimination, and integrating Hindu elites into the bureaucracy and military. Moreover, Mughal civilization experienced rapid development in the fields of art, architecture, literature, and governmental administration. However, decline began during the reign of Aurangzeb due to stricter religious policies, internal conflicts, military stagnation, and increasing British intervention. This study emphasizes that the Mughal Empire’s success in managing pluralism offers valuable lessons for building multicultural societies in the contemporary world.