Dewi Pangestuti
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE DAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI DI SMK TARUNA TEKNO NUSANTARA MEDAN TAHUN 2024: EFFECT OF GIVING FE TABLETS AND MUNG BEAN EXTRACT TOWARDS HEMOGLOBIN LEVELS ON THE FEMALE STUDENTS AT SMK TARUNA TEKNO NUSANTARA MEDAN IN 2024 Mirna Yani Harahap; Sisca Devy; Dewi Pangestuti; Farah Diba
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.974

Abstract

Kadar hemoglobin di bawah normal dikenal dengan istilah anemia, hal ini telah menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja di seluruh dunia. Pengobatan non farmakologi dengan mengkonsumsi kacang hijau dapat berperan dalam pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia karena kandungan fitokimia dalam kacang hijau sangat lengkap sehingga dapat membantu proses hematopoiesis. Penggunaan tablet Fe merupakan anjuran dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup terutama remaja putri agar terhindar dari anemia. Perbandingan pemberian tablet Fe dengan pemberian sari kacang hijau belum ditemukan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet Fe dan sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada siswi di SMK Taruna Tekno Nusantara Medan tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode quasi eexperiment dengan desain penelitian two group pretest-posttest, juga merupakan design kelompok eksperimen dilakukan pre-test dan diikuti intervensi, setelah beberapa waktu dilakukan post-test pada kelompok tersebut. Besar sampel 44 responden, dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu 22 sampel kelompok kontrol dan 22 sampel kelompok eksperimen menggunakan teknik total sampling. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pemberian tablet Fe dan sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada responden di SMK Taruna Tekno Nusantara Medan tahun 2024. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian tablet Fe dan sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin pada responden di SMK Taruna Tekno Nusantara Medan tahun 2024.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA DI DESA BAGAN KUALA KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2023: RISK FACTORS OF MALARIA INCIDENCE IN BAGAN KUALA VILLAGE, TANJUNG BERINGIN SUB-DISTRICT SERDANG BEDAGAI REGENCY IN 2023 Rosmiati Kaharudin; Ramadhan Bestari; Dewi Pangestuti; Rosa Zorayatamin Damanik
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1016

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles dan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang mempengaruhi kejadian malaria di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control study, melibatkan responden positif malaria sebagai kelompok kasus dan responden negatif malaria sebagai kelompok kontrol. Data primer diperoleh melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan sekitar rumah (p = 0,196), kondisi fisik rumah (p = 0,053), serta perilaku pencegahan malaria (p = 0,396) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian malaria (p > 0,05). Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar berusia 26–35 tahun (28,1%), berjenis kelamin perempuan (54,6%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (34,3%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan, kondisi fisik rumah, dan perilaku pencegahan tidak terbukti sebagai faktor risiko pada wilayah penelitian, sehingga kemungkinan terdapat faktor lain yang berkontribusi terhadap penularan malaria di Desa Bagan Kuala.