Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindak Pidana Pembunuhan dalam Perspektif Kacamata Hukum Pidana di Indonesia: Penelitian Eva Aulia Savira; Tegar Harbriyana Putra; Esa Nur Andayani; Bandung Madu Seno; Raden Ilhamudin Ribeiro
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.318

Abstract

Pembunuhan merupakan salah satu jenis kejahatan paling berat yang diatur dalam hukum pidana di Indonesia. Kejahatan terhadap nyawa manusia bukan hanya melanggar hak asasi yang paling mendasar, namun juga mengganggu stabilitas sosial kemasyarakatan. Dengan diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, terdapat perubahan yang signifikan dalam regulasi mengenai tindak pidana pembunuhan yang perlu dianalisis secara menyeluruh. Penelitian ini menerapkan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan analisis yuridis, yaitu mengeksplorasi sumber hukum primer, sekunder, dan tersier, yang meliputi KUHP lama (Wetboek van Strafrecht/WvS), KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023), KUHAP, yurisprudensi, serta literatur dan doktrin hukum pidana yang relevan. Penelitian ini mengeksplorasi aspek-aspek hukum materiil dan formil dalam kejahatan pembunuhan, konsep mens rea dan actus reus, tahap-tahap proses hukum mulai dari penyelidikan hingga eksekusi, serta perbandingan komprehensif antara KUHP lama dan KUHP baru. Perbandingan tersebut mengungkapkan adanya transisi paradigma dalam pemidanaan dari pendekatan retributif menuju pendekatan yang lebih restoratif dan rehabilitative. Terdapat perbedaan yang signifikan antara KUHP lama dan KUHP baru terkait definisi delik, ancaman pidana, dan orientasi pemidanaan dalam kasus pembunuhan. Mens rea merupakan elemen paling krusial yang menentukan klasifikasi tindak pidana. KUHP baru menghadirkan kerangka hukum yang lebih menyeluruh, modern, dan responsif terhadap dinamika kejahatan serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Stop Diam, Saatnya Peduli Kekerasan Seksual dan Perundungan Melalui Pendidikan Karakter SMKN 1 Mojosongo: Penelitian Eny Lintang Suryani; Erlita Andriyani; Eva Aulia Savira; Fajar Dwi Santosa; Dwi Imroatus Sholikah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4765

Abstract

Sexual violence and bullying in educational settings are social problems that seriously impact the psychological, social, and academic development of students. Lack of understanding, permissive attitudes, and a culture of silence are factors that reinforce the continuation of these behaviors. The implementation of this activity aims to increase students' awareness, knowledge, and concern regarding the issues of sexual violence and bullying through strengthening educational character. The methods used include educational outreach, presentation of material using presentation media, presentation of educational videos, interactive discussions, and evaluation through pretests and posttests. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding regarding the forms, impacts, and efforts to prevent sexual violence and bullying. In addition, there was a change in attitude marked by increased courage of the students educated to express concern, reject acts of violence, and report cases that occur in the school environment. This activity proves that character education is effective as a preventive approach in building a safe, inclusive, and equitable school culture.