Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah
POLITEKNIK NEGERI MALANG

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EARNED VALUE ANALYSIS METHOD FOR EVALUATION TIME AND COST IN THE PROJECT X Fransiscus Xaverius Juan Even; Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah; Fauzi Akbar Rahmawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8463

Abstract

The implementation of building construction projects, especially Project X, is quite complex and costly in terms of time and expenses. Of course, in project implementation, the factors of planning and controlling time and costs are crucial to the project's success. Therefore, this study aims to evaluate time and expenses using the EVA method. In this context, EVA is used as a method considered sufficiently effective and efficient in analyzing time and cost evaluations for project completion. The findings of this study indicate that the project contract value is IDR 638,553,623,000, with an SPI value of 0.738 in week 84, while the CPI value in week 84 is 0.932. In terms of time, there is a deviation from the established standard of 2 years and 6 months of implementation. From these two aspects, it can be concluded that the time and cost set at the beginning of the project refer to delays in implementation and cost overruns in this project, so the existing implementation methods must be changed, especially project performance and cost payments, which must be carried out on time and in accordance with the plan.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG C DAN D RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA Michaela Cora Welbyan Sujatmiko; Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9567

Abstract

Penyusunan rencana pelaksanaan proyek atau perencanaan proyek merupakan salah satu aspek yang dapat menentukan keberhasilan pelaksanaan proyek. Skripsi ini bertujuan untuk menyusun rencana pelaksanaan proyek pembangunan Gedung C dan D Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya. Rencana pelaksanaan proyek yang dilakukan adalah penyusunan strategi dan metode pelaksanaan, penyusunan Work Breakdown Structure (WBS) dan Organizational Breakdown Structure (OBS), perencanaan tata letak lokasi dan sistem manajemen lalu lintas , perencanaan mutu, rencana keselamatan dan kesehatan kerja, rencana jadwal pelaksanaan proyek, serta rencana anggaran biaya pelaksanaan. Data yang digunakan adalah gambar kerja dan spesifikasi teknis yang diperoleh dari pihak proyek, dan harga satuan dasar untuk Kota Surabaya tahun 2024. Penjadwalan proyek disusun dengan menggunakan microsoft project . Hasil perencanaan ini adalah sebagai berikut: proyek dilaksanakan dengan menggunakan strategi pembagian zona kerja ( zoning ) yang terimplementasi pada WBS, OBS disusun dengan konsep struktur organisasi murni, tata letak situs dan manajemen lalu lintas direncanakan dengan mempertimbangkan kemudahan akses, perencanaan mutu dilakukan dengan menggunakan inspeksi test and plan (ITP), perencanaan keselamatan kerja diutamakan dengan penekanan penggunaan alat pelindung diri dan alat pelindung kerja serta pemberitahuan tabel pemberitahuan bahaya, penilaian, penentuan penentuan, dan (IBPRP). Berdasarkan strategi dan perencanaan tersebut menghasilkan waktu pelaksanaan selama 447 hari kalender dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp. 573.770.659.000,-
RENCANA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP RSUD X Fitria Dwi Miftakhul Amallia; Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8468

Abstract

RSUD X di Kabupaten Blitar, telah melaksanakan pembangunan fasilitas rawat inap 8 lantai untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pembangunan gedung ini berlokasi di antara bangunan rumah sakit yang sudah ada dan melibatkan berbagai pekerjaan kompleks. Sehubungan dengan hal tersebut, perencanaan proyek menjadi sangat penting untuk memastikan pelaksanaan proyek yang efisien, sekaligus memberikan perspektif yang berbeda dan lebih baik dibandingkan perencanaan yang sebelumnya dilakukan oleh tim proyek. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengembangkan strategi dan metode kerja yang sesuai dengan kondisi proyek, penyusunan lingkup pekerjaan proyek (work brakdown strucutre), penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan lingkup pekerjaan proyek, merancang tata letak lokasi menggunakan metode jarak tempuh dan indeks keselamatan, menganalisis pengendalian mutu proyek dengan penyusunan inspection test and plan (ITP) dan plan-docheck-action (PDCA), menganalisis pengendalian keselamatan kerja konstruksi dengan penyusunan Identifikasi Bahaya Pengendalian Risiko dan Peluang (IBPRP), serta menganalisis durasi pelaksanaan dan rencana anggaran pelaksanaan proyek. Berdasarkan hasil analisis, strategi dan metode kerja direncanakan dengan pembagian area konstruksi gedung utama menjadi dua zona (zoning), perencanaan work breakdown structure (WBS) terdiri dari pekerjaan persiapan; pekerjaan struktur bawah; pekerjaan zona A dan zona B yang terdiri dari pekerjaan struktur atas; arsitektur; mekanikal; dan elektrikal; serta pekerjaan tambahan seperti pekerjaan power house dan genset; dan pekerjaan rumah pompa dan ground water tank, tipe struktur organisasi yang direncanakan adalah organisasi fungsional; perencanaan site layout yaitu dengan satu tower crane serta fasilitas pendukung; ITP dan PDCA disusun berdasarkan rencana kerja dan spesifikasi; penyusunan IBPRP (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Peluang) mencakup seluruh aktivitas proyek; durasi pelaksanaan proyek direncanakan selama 270 hari; dan total estimasi anggaran proyek adalah sebesar Rp70.923.383.000,00.
ASESMEN KELAIKAN FUNGSI STRUKTUR GEDUNG MASJID AL FALAH ARENG-ARENG JUNREJO BATU Suhariyanto Suhariyanto; Nabila Ayu Sabrina; Kartika Purwitasari; Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah; Taufiq Rochman; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8927

Abstract

Asesmen kelayakan fungsi struktur Gedung Masjid Al Falah Areng-areng Junrejo Batu bertujuan untuk mengevaluasi kondisi struktural bangunan yang mengalami kerusakan pada beberapa elemen, terutama di sekitar kubah, yang berpotensi mengancam keselamatan dan kenyamanan jamaah. Proses asesmen melibatkan pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh ahli forensic dan ahli struktural untuk menilai tingkat kerusakan dan penyebabnya, serta merancang solusi perbaikan yang sesuai. Selain itu, asesmen ini juga mempertimbangkan kelayakan teknis, ekonomi, sosial, dan hukum terkait pelaksanaan perbaikan. Berdasarkan assessment yang dilakukan dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut kubah seharusnya menumpu pada balok ring kubah, tetapi yang terbangun kubah menumpu pada pada balok dan pelat di luar balok ring kubah, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagaian  lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagai lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat. Gedung terasa bergetar  jika terdapat truck yang melalui jalan di depan masjid. Hasil loading test: pada beban 0 sampai dengan sekitar 150 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah I (daerah Elastis), pada beban  sekitar 150 kg/m2 sampai 350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah II (daerah Retak), setelah beban  350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok atap masuk pada Daerah III  (daerah baja lelah atau beon pecah), lendutan tetap terjadi ketika dilakukan unloading sampai dengan beban uji 0. Tindak lanjut selanjutnya adalah melakukan analisis dan penyusunan rencana perbaikan atau perkuatan struktur yang mengalami defect.