Amanda Febriani Putri
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PADANG: TANTANGAN DAN PELUANG USAHA TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK: Digital Leadership in the Diskominfo Institution of Padang City Government: Challenges and Opportunities in Public Service Transformation Amanda Ratu Hamizah; Fani Permata Gusni Gusni; Sisri Nadia Adha; Amanda Febriani Putri; Zaitul Ikhlas; Sinta Wulandari; Syamsir
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1844

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemerintahan daerah melaksanakan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan transparansi layanan publik; penelitian ini menelaah peran kepemimpinan digital di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang dalam transformasi pelayanan publik. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kompetensi kepemimpinan digital, mendokumentasikan implementasi inovasi layanan digital, serta menilai dampaknya terhadap penyelenggaraan layanan publik. Penelitian deskriptif kualitatif dengan purposive sampling ini melibatkan populasi pegawai Diskominfo dan pemangku kepentingan terkait serta sampel informan kunci yang dipilih secara purposive; instrumen meliputi panduan wawancara semi terstruktur, lembar observasi, dan kajian dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan disertai triangulasi untuk validitas. Temuan empiris menunjukkan bahwa kepemimpinan berorientasi visi strategis, adaptasi teknologi, pengambilan keputusan berbasis data, dan pembentukan budaya digital mendorong terwujudnya Padang Mobile, administrasi tanpa kertas, presensi digital, dan dashboard kinerja real time; inovasi ini meningkatkan akses, efisiensi, transparansi, dan peluang ekonomi lokal sementara kendala meliputi literasi digital, cakupan infrastruktur, dan reliabilitas sistem. Kepemimpinan digital merupakan penggerak utama transformasi digital yang berkelanjutan dan agar manfaat maksimal diperlukan penguatan kapasitas, kebijakan inklusif, dan peningkatan infrastruktur. Hasil memaparkan observasi empiris sedangkan kesimpulan menarik implikasi dan rekomendasi tindak lanjut.
EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN PENATAAN BATANG AGAM TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT LOKAL Amanda Ratu Hamizah; Amanda Febriani Putri; Amelia Indah Sari; Boni Saputra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14196

Abstract

Riverbank development is a form of infrastructure intervention that has the potential to change the economic dynamics of surrounding communities. This study aims to evaluate the impact of the Batang Agam development on the local economy in PayakumbuhCity, West Sumatra. The method used was a literature review with a qualitative approach through content analysis techniques of various relevant academic sources. The results indicate that the Batang Agam development has had a positive economic impact in the form of expanded business opportunities, job creation, and increased land and property values in the surrounding area. The development also encourages the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary, trade, and service sectors along with increased tourist visits. However, there are also negative impacts that require attention, namely the relocation of residents and businesses from the riverbanks and increased competitive pressures for local businesses with limited capital. This study recommends the need for affirmative action policies from the local government in the form of providing business facilities, entrepreneurship training, and access to capital to ensure the economic benefits of development are distributed fairly and sustainably to the entire community.