Reja
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA INTEGRASI DATA DALAM SISTEM E-WELFARE: IMPLIKASINYA TERHADAP AKURASI DTKS DAN TRANSPARANSI PENYALURAN BANTUAN SOSIAL DI INDONESIA Annasya Regina Sitio; Hana Fathimah; Sarah Diba; Fatkhuri; Reja
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1858

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi data dalam sistem E-Welfare serta implikasinya terhadap akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan transparansi penyaluran bantuan sosial di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh integrasi data terhadap kualitas data dan transparansi kebijakan dalam program perlindungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Populasi penelitian mencakup artikel ilmiah, laporan pemerintah, dan dokumen kebijakan terkait DTKS dan sistem kesejahteraan digital, sedangkan sampel dipilih secara purposive berdasarkan relevansi dan kredibilitas sumber. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data dalam sistem E-Welfare masih belum optimal akibat lemahnya koordinasi antar instansi, data yang tidak mutakhir, dan fragmentasi sistem informasi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya akurasi DTKS serta munculnya kesalahan inclusion dan exclusion error dalam penyaluran bantuan sosial. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan integrasi data, tata kelola data yang lebih baik, dan peningkatan koordinasi antar lembaga sangat diperlukan untuk meningkatkan akurasi DTKS dan transparansi penyaluran bantuan sosial
DIGITAL DIVIDE DALAM IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT: STUDI KASUS PENGGUNAAN PEDULILINDUNGI OLEH MASYARAKAT RENTAN DI INDONESIA Adelyne Chandra Fayra; Aulia Husnafa Navila; Tsania Syawalia; Fatkhuri; Reja
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digital divide dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai bentuk implementasi e-government di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Populasi penelitian adalah masyarakat rentan pengguna aplikasi PeduliLindungi, dengan sampel yang dikumpulkan melalui kuesioner semi-terstruktur secara online. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital divide terjadi pada aspek akses, kemampuan, dan penggunaan teknologi. Faktor utama yang mempengaruhi adalah pendidikan, ekonomi, usia, serta kurangnya sosialisasi pemerintah. Kesimpulannya, implementasi e-government melalui PeduliLindungi belum sepenuhnya inklusif karena masih terdapat kesenjangan digital yang menyebabkan eksklusi sosial bagi masyarakat rentan.