Lukmi Wulandari
Departemen Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Sains, Dan Psikologi, Universitas Sunan Gresik

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Infertilitas Untuk Meningkatkan Kesiapan Kehamilan Calon Pengantin Lukmi Wulandari; Pipit Sri Estuning; Rizki Sakinah Dewi
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1701

Abstract

Infertilitas merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kesiapan pasangan dalam memiliki keturunan. Rendahnya pengetahuan calon pengantin terkait kesehatan prakonsepsi menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan kehamilan calon pengantin melalui edukasi pencegahan infertilitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di KUA Kecamatan Sidoarjo dengan melibatkan 40 calon pengantin menggunakan metode edukasi prakonsepsi. Tahapan kegiatan meliputi pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal, pemberian materi menggunakan booklet disertai diskusi interaktif, serta post-test untuk menilai perubahan setelah intervensi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dimana sebelum edukasi sebagian besar peserta berada pada kategori cukup (70%) dan kurang (30%), kemudian setelah edukasi meningkat menjadi kategori baik (90%). Selain itu, kesiapan kehamilan juga mengalami peningkatan dari mayoritas belum siap (70%) menjadi siap (65%). Dengan demikian, edukasi prakonsepsi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon pengantin dalam menghadapi kehamilan.
Kelas Persiapan Menyusui sebagai Intervensi Edukasi berbasis Paternal Support untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Keterlibatan Ayah dalam Periode Laktasi Fredlina Rossa Balindra; Lukmi Wulandari; Titik Suhartini
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1707

Abstract

Pemberian air susu ibu merupakan upaya penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, namun keberhasilannya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya keterlibatan suami dalam mendukung proses menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap keterlibatan suami dalam persiapan menyusui melalui program kelas persiapan menyusui. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan desain one group pre-test dan post-test yang bertujuan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap suami setelah diberikan edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dengan melibatkan 20 suami dari ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi praktik menyusui. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap keterlibatan suami sebelum dan setelah edukasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan perubahan skor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari kategori kurang sebesar 50% dan cukup sebesar 40% menjadi 100% kategori baik, serta perubahan sikap dari dominan negatif sebesar 85% menjadi 100% positif setelah intervensi. Hal tersebut menunjukkan bahwa edukasi persiapan menyusui efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif suami dalam mendukung ibu menyusui. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan suami sebagai bagian dari upaya keberhasilan pemberian ASI dan peningkatan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Infertilitas Terhadap Kesiapan Kehamilan Pada Calon Pengantin LUKMI WULANDARI; Pipit Sri Estuning; Winda Nur Musfiroh Agustin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.710

Abstract

Abstrak Infertilitas merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang masih cukup tinggi dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, maupun sosial pasangan. Salah satu faktor yang berperan adalah kurangnya pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi kehamilan. Upaya peningkatan kesiapan tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan prakonsepsi yang diberikan kepada calon pengantin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan infertilitas terhadap pengetahuan dan kesiapan kehamilan pada calon pengantin. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan, dengan pengukuran menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dimana sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori cukup (70%) dan setelah intervensi meningkat menjadi kategori baik (90%). Kesiapan kehamilan juga mengalami peningkatan dari kategori belum siap (70%) menjadi siap (65%). Uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi Kata kunci: pendidikan kesehatan, infertilitas, pengetahuan, kesiapan kehamilan, calon pengantin. Abstract Infertility remains a significant reproductive health issue that can affect the physical, psychological, and social well-being of couples. One of the contributing factors is inadequate knowledge and preparedness prior to pregnancy. Efforts to improve readiness can be carried out through preconception health education provided to prospective couples. This study aimed to analyze the effect of health education on infertility prevention toward knowledge and pregnancy readiness among prospective brides. A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed. The sample consisted of 40 respondents selected using purposive sampling. The intervention was delivered through health education sessions, and data were collected using structured questionnaires administered before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The results showed a significant improvement in knowledge, with the majority of respondents initially categorized as having moderate knowledge (70%) shifting to good knowledge (90%) after the intervention. Pregnancy readiness also improved, with respondents categorized as not ready (70%) decreasing and those categorized as ready increasing to 65%. Statistical analysis indicated a p-value of <0.05, demonstrating a significant difference between pre- and post-intervention outcomes.. Keywords: health education, infertility, knowledge, pregnancy readiness, prospective brides
Pengaruh Edukasi Fatherhood terhadap Peningkatan Pengetahuan Suami dan Kesejahteraan Maternal dalam Mendukung Father-Ready Antenatal care di Desa Blimbingsari Mojokerto Pipit Sri Estuning Rahayu; Lukmi Wulandari; Fredlina Rossa Balindra
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 7 No. 1 (2026): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.7.1.21-30

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu masih menjadi tantangan kesehatan global, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah rendahnya keterlibatan suami dalam perawatan kehamilan. Keterlibatan suami melalui pendekatan fatherhood diketahui dapat meningkatkan dukungan terhadap ibu hamil dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan maternal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi fatherhood terhadap peningkatan pengetahuan suami dan kesejahteraan maternal dalam mendukung implementasi Father-Ready Antenatal care (F-ANC). Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Desa Blimbingsari, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 20 suami dan 20 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui penyuluhan, booklet edukatif, dan diskusi kelompok mengenai peran ayah dalam kehamilan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Edukasi fatherhood secara signifikan meningkatkan pengetahuan suami dari 28,40 ± 1,50 menjadi 38,95 ± 1,82 dengan nilai p=0,000. Kesejahteraan maternal juga meningkat secara signifikan dari 22,90 ± 1,16 menjadi 33,40 ± 1,43 dengan nilai p=0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi fatherhood efektif dalam meningkatkan pemahaman suami mengenai peran mereka selama kehamilan sekaligus memperkuat dukungan yang diterima ibu hamil. Simpulan: Edukasi fatherhood meningkatkan pengetahuan suami dan kesejahteraan maternal. Integrasi edukasi fatherhood dalam pelayanan antenatal berbasis keluarga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan keterlibatan suami selama kehamilan. Hasil penelitian ini memperkuat konsep Father-Ready Antenatal care sebagai pendekatan pelayanan maternal yang berorientasi pada keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu.