Fredlina Rossa Balindra
Departemen Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Sains, Dan Psikologi, Universitas Sunan Gresik

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kelas Persiapan Menyusui sebagai Intervensi Edukasi berbasis Paternal Support untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Keterlibatan Ayah dalam Periode Laktasi Fredlina Rossa Balindra; Lukmi Wulandari; Titik Suhartini
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1707

Abstract

Pemberian air susu ibu merupakan upaya penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, namun keberhasilannya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya keterlibatan suami dalam mendukung proses menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap keterlibatan suami dalam persiapan menyusui melalui program kelas persiapan menyusui. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan desain one group pre-test dan post-test yang bertujuan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap suami setelah diberikan edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dengan melibatkan 20 suami dari ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi praktik menyusui. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap keterlibatan suami sebelum dan setelah edukasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan perubahan skor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari kategori kurang sebesar 50% dan cukup sebesar 40% menjadi 100% kategori baik, serta perubahan sikap dari dominan negatif sebesar 85% menjadi 100% positif setelah intervensi. Hal tersebut menunjukkan bahwa edukasi persiapan menyusui efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif suami dalam mendukung ibu menyusui. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan suami sebagai bagian dari upaya keberhasilan pemberian ASI dan peningkatan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Orang Tua dalam Pencegahan Stunting melalui Pendidikan Kesehatan tentang Akupresur ST 36 (Zusanli) dan SP 6 (Sanyinjiao) Dewi Kartika Sari; Fredlina Rossa Balindra; Nadia Taqqiya
Abdibaraya Vol 5 No 01 (2026): Abdibaraya
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v5i01.2238

Abstract

Stunting remains a public health problem influenced by poor appetite in children. Prevention efforts can be implemented through parental empowerment using skill-based health education, such as acupressure. This community service program aimed to improve parents’ knowledge and skills in performing acupressure at ST 36 (Zusanli) and SP 6 (Sanyinjiao) points. The methods included socialization, pretest, health education, practical training, and posttest involving 40 parents of toddlers in Blimbingsari Village. The results showed an improvement in both knowledge and skills. The Wilcoxon test yielded a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant difference between the pre- and post-intervention scores. Health education with a hands-on approach was effective in enhancing parents’ abilities. Acupressure can serve as a simple and practical intervention for family-based stunting prevention
Hubungan Antenatal Colostrum Expression Dengan Onset Laktogenesis II Pada Ibu Post Sectio Cesarean Fredlina Rossa Balindra; Nadia Taqiyya; Yuninda Loviana Ersianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.709

Abstract

Keterlambatan onset Laktogenesis II merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu post sectio cesarean dan dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui. Antenatal colostrum expression (ACE) merupakan salah satu intervensi yang dikembangkan untuk meningkatkan kesiapan laktasi sejak masa antenatal, namun efektivitasnya masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara antenatal colostrum expression dengan onset Laktogenesis II pada ibu post sectio cesarean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik retrospektif berbasis data rekam medis pada 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara antenatal colostrum expression dengan onset Laktogenesis II (p > 0,05), meskipun terdapat kecenderungan peningkatan peluang onset normal pada kelompok yang melakukan antenatal colostrum expression. Proses laktogenesis dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk metode persalinan, kondisi maternal, dan praktik menyusui postpartum. Keterbatasan penelitian ini meliputi ukuran sampel yang kecil dan desain retrospektif yang tidak memungkinkan pengendalian faktor perancu secara optimal. Disimpulkan bahwa antenatal colostrum expression belum dapat direkomendasikan sebagai intervensi rutin, namun dapat dipertimbangkan secara selektif dengan pengawasan tenaga kesehatan sebagai bagian dari pendekatan komprehensif dalam mendukung keberhasilan laktasi terutama pada ibu yang mempunyai faktor risiko keterlambatan Laktogenesis II.
Effect of Combined ST36 (Zusanli) and SP6 (Sanyinjiao) Acupoint Stimulation on Appetite in Preschool Children Dewi Kartika Sari; Yuninda Loviana Ersianti; Fredlina Rossa Balindra
Saintika Medika : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga Vol. 22 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.Vol22.SMUMM1.44502

Abstract

Background: Appetite problems in preschool children can negatively affect nutritional intake and growth and remain a public health concern. Conventional interventions are often insufficient, highlighting the need for alternative approaches. Acupressure is considered a safe, practical, and potentially effective method to improve appetite. Objective: This study aimed to determine the effect of acupressure at ST36 (Zusanli) and SP6 (Sanyinjiao) on appetite in preschool children. Methods: This quasi-experimental study with a pretest–posttest control group design involved 40 preschool children. The intervention group received daily acupressure for two weeks, while the control group received education. Appetite was measured using the Early Child Appetite and Satiety Questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test and Mann–Whitney U test with a significance level of α ≤ 0.05. Results: Both groups showed significant improvements (p < 0.001), with greater improvement observed in the intervention group. The between-group analysis also showed a significant difference (p = 0.037), indicating that acupressure had a stronger effect compared to education alone. Conclusion: Acupressure at ST36 and SP6 is effective in improving appetite in preschool children and can be considered a feasible non-pharmacological intervention.
Pengaruh Edukasi Fatherhood terhadap Peningkatan Pengetahuan Suami dan Kesejahteraan Maternal dalam Mendukung Father-Ready Antenatal care di Desa Blimbingsari Mojokerto Pipit Sri Estuning Rahayu; Lukmi Wulandari; Fredlina Rossa Balindra
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 7 No. 1 (2026): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.7.1.21-30

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu masih menjadi tantangan kesehatan global, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah rendahnya keterlibatan suami dalam perawatan kehamilan. Keterlibatan suami melalui pendekatan fatherhood diketahui dapat meningkatkan dukungan terhadap ibu hamil dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan maternal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi fatherhood terhadap peningkatan pengetahuan suami dan kesejahteraan maternal dalam mendukung implementasi Father-Ready Antenatal care (F-ANC). Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Desa Blimbingsari, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 20 suami dan 20 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui penyuluhan, booklet edukatif, dan diskusi kelompok mengenai peran ayah dalam kehamilan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Edukasi fatherhood secara signifikan meningkatkan pengetahuan suami dari 28,40 ± 1,50 menjadi 38,95 ± 1,82 dengan nilai p=0,000. Kesejahteraan maternal juga meningkat secara signifikan dari 22,90 ± 1,16 menjadi 33,40 ± 1,43 dengan nilai p=0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi fatherhood efektif dalam meningkatkan pemahaman suami mengenai peran mereka selama kehamilan sekaligus memperkuat dukungan yang diterima ibu hamil. Simpulan: Edukasi fatherhood meningkatkan pengetahuan suami dan kesejahteraan maternal. Integrasi edukasi fatherhood dalam pelayanan antenatal berbasis keluarga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan keterlibatan suami selama kehamilan. Hasil penelitian ini memperkuat konsep Father-Ready Antenatal care sebagai pendekatan pelayanan maternal yang berorientasi pada keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu.
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Keterampilan dalam Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Lokal pada Ibu Kader Kesehatan: The Influence of Demonstration Methods on the Skills of Community Health Cadres in Preparing Locally Based Suplementary Foods Dewi Kartika Sari; Fredlina Rossa Balindra; Nadia Taqqiya
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Childhood nutrition have a crucial role in building a healthy and high-quality generation. One effective approach to improving the nutritional status of children under five is through the provision of nutritious locally-based supplementary food (PMT). This study aims to analyze the impact of the demonstration method on the skills of community health cadres mothers in preparing locally-based PMT. The study employs a pre-experimental design with a pre-posttest approach, involving 20 community health cadres mothers as respondents. The training was conducted in October 2025, focusing on processing moringa leaves into nutritious PMT. The training began with presentation followed by a demonstration of processing local ingredients so that the cadres could gain skills to share with the community. Skill assessments were carried out before and after the training using the Wilcoxon statistical test. The results indicate that most respondents experienced an improvement in skills, with 12 respondents (60%) showing significant skill enhancement after the intervention. The statistical test, with a p-value of 0.000, shows that the demonstration method has a significant effect on improving the skills of community health cadres mothers in preparing locally-based PMT. The study concludes that the demonstration method is effective in enhancing the practical skills of community health care mothers in preparing nutritious PMT for children under five, and it can be implemented in community-based nutritional empowerment programs using local resources.