Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN AL-JINĀS DALAM AL-TAFSĪR AL-BAYĀN LI AL-QUR’ĀN AL-KARĪM KARYA AISYAH ABD AL-RAHMAN BINT AL-SYATI’ Miftahul Jannah; Muhammad Harjum; Andi Miswar
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 10 No. 2 (2026): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/9hqy1a79

Abstract

This study aims to analyze the role of al-jinās in al-Tafsīr al-Bayān li al-Qur’ān al-Karīm by Bint al-Syāṭi’ and to explain its function in the construction of the meaning of Qur’anic verses. Studies of al-jinās have generally focused on its classification and rhetorical beauty, while its role in the process of interpretation has received relatively little anttantion. This is a literature review using a qualitative approach. Primary data is sourced from Al-Tafsīr al-Bayān li al-Qur’ān al-Karīm by Bint al-Syāṭi’, while secondary data is obtained from Bint al-Syāṭi’s works, balagha literature, and relevant previous studies. Analysis was conducted through the identification of al-jinās forms, the classification of their types, and an examination of Bint al-Syāṭi’s interpretation of verses containing al-jinās. The research findings indicate that Bint al-Syāṭi’ does not view al-jinās as an independent aesthetic phenomenon, but rather as a linguistic device that reveals the semantic relationship between words within a verse. Sound similarity in al-jinās functions as an interpretive cue that directs the reading toward semantic relationship, whether in the form of emphasis or interconnections between ideads. This finding indicates a close connection between the phonological and semantic aspects in Bint al-Syāṭi’s adabī exegesis and confirms that al-jinās contributes to the formation of meaning in the Qur’an
Muqabalah dalam Ilmu Badi’: Pengertian dan Bentuk-Bentuknya Siti Fatima Yanlua; Muhammad Harjum; Khaeruddin Khaeruddin
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/54fxjr91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian dan bentuk-bentuk Muqābalah dalam kajian ilmu badi’,  penelitian ini menggunakan metodek studi Pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kuanlitatif, penelitian ini menganalisi ayat-ayat al-Qur’an ataupun syair-syair arab yang mengandung unsur Muqābalah didalamnya, metode ini digunakan meliputi tafsir dan analisi setoris untuk menggali bagaimana Muqābalah menyandingkan dua makna atau lebih yang saling brlawanan secara berurutan sehingga makna dari suatu kalian menjadi semakin lebih jelas dan lebih indah. Hasil penelitian mendapatkan bahwa muqabalah berbeda dengan tibaq. Berdasarkan jumlah pasangannya, Muqābalah dibagi menjadi beberapa bentuk, seperti itsnā bi itsnā, tsalāṡah bi tsalāṡah, arba‘ah bi arba‘ah, khamsah bi khamsah, dan sittah bi sittah. Yang terbentuk dari susunan maknanya dan ada juga yang terbentuk dari susunan sifatnya seperti al-naqīḍī, al-naẓīrī, dan al-khilāfī. Dalam al-Qur’an Muqābalah banyak digunakan untuk membandingkan dua keadaan yang berbeda, seprti iman dan kufur, baik dan buruk, serta petunjuk dan kesesatan, tetapi juga membantu pembaca memahami isi dan pesan ayat dengan lebih mudah.