Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

JUAL BELI TANAH SAWAH MILIK BERSAMA (A’BALU TAUNG) DALAM PANDANGAN EKONOMI ISLAM DI DESA MANIMBAHOI KECAMATAN PARIGI KAB. GOWA Miftahul Jannah; Thamrin Logawali
Jurnal Iqtisaduna Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v3i2.4043

Abstract

Pokok  masalah dalam  penelitian ini  adalah    jual  beli  tanah  sawah  milik bersama (A’balu Taung) dalam pandangan ekonomi Islam di desa Manimbahoi Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa. Tujuan pnelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana ekonomi islam memandang jual beli tanah sawah milik bersama (A’balu taung) di desa Manimbahoi Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dengan pendekatan sosiologi dan pendekatan ekonomi Islam. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer, metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu teknik pengolahan dan anailisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jual beli tanah sawah milik bersama (A’balu Taung) seperti ini dianggap tidak sah, karena melihat dari beberapa rukun dan syarat jual beli yang tidak terpenuhi., namun dalam hal hukum adat yang berlaku di  derah tersebut dan telah menjadi tradisi  yang menurun bagi  masyarakat desa Manimbahoi jual beli tanah sawah dianggap sah saja selama kedua bela pihak saling ridho dan sepanjang tidk melanggar norma-norma adat istiadat yang ada.Keywords: Jual Beli, Tanah Sawah, A’balu Taung, Ekonomi Islam
PERAN AL-JINĀS DALAM AL-TAFSĪR AL-BAYĀN LI AL-QUR’ĀN AL-KARĪM KARYA AISYAH ABD AL-RAHMAN BINT AL-SYATI’ Miftahul Jannah; Muhammad Harjum; Andi Miswar
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 10 No. 2 (2026): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/9hqy1a79

Abstract

This study aims to analyze the role of al-jinās in al-Tafsīr al-Bayān li al-Qur’ān al-Karīm by Bint al-Syāṭi’ and to explain its function in the construction of the meaning of Qur’anic verses. Studies of al-jinās have generally focused on its classification and rhetorical beauty, while its role in the process of interpretation has received relatively little anttantion. This is a literature review using a qualitative approach. Primary data is sourced from Al-Tafsīr al-Bayān li al-Qur’ān al-Karīm by Bint al-Syāṭi’, while secondary data is obtained from Bint al-Syāṭi’s works, balagha literature, and relevant previous studies. Analysis was conducted through the identification of al-jinās forms, the classification of their types, and an examination of Bint al-Syāṭi’s interpretation of verses containing al-jinās. The research findings indicate that Bint al-Syāṭi’ does not view al-jinās as an independent aesthetic phenomenon, but rather as a linguistic device that reveals the semantic relationship between words within a verse. Sound similarity in al-jinās functions as an interpretive cue that directs the reading toward semantic relationship, whether in the form of emphasis or interconnections between ideads. This finding indicates a close connection between the phonological and semantic aspects in Bint al-Syāṭi’s adabī exegesis and confirms that al-jinās contributes to the formation of meaning in the Qur’an
Development and Advancement of Contemporary Islamic Judiciary/Islamic Law in Indonesia Miftahul Jannah; Supardin S; Muh Rusti T
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 11 (2026): June 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20556212

Abstract

The existence of religious courts demonstrates the state's recognition of Islamic law within the national legal system. Modern societal changes demand that Islamic law and religious courts effectively address contemporary issues through the development of Islamic law, which is influenced by globalization, technological advancements, and the demands of national legal reform. This study was conducted to examine the development and evolution of contemporary Islamic law/courts in Indonesia, along with their challenges and prospects. The method employed in this study is a literature review (library research), with data analysis conducted using a descriptive approach. The results of the research explain that the development and evolution of contemporary Islamic law/courts in Indonesia exist to confront and answer increasingly complex contemporary legal challenges. Among these developments in Islamic law are the codification of Islamic law, the growth of the Sharia economy, the digitalization of courts, and family law reform. Meanwhile, the development of the courts includes strengthening regulations, increasing the competence of religious courts, modernizing the judicial system, and integrating Islamic law with national law. In exercising its functions, the religious judiciary faces various challenges arising from the changing times and social shifts in society, leading to the emergence of several driving factors for the prospects of religious courts, fueled by the public's growing need for dispute resolution based on Islamic Sharia principles.
Peran Incinerator Dalam Mendukung Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Desa Timpuseng Aswadi Aswadi; Bun’yanun Marsush; Ferdi Ardi Ansar; Miftahul Jannah; Dea Ananda Alfian; Waode Syifa Nurlatifah; Nur Azisah; Ummul Khatima; Indrawan Irwan; M Hairul; Fauzul Mubin; Muhammad Raihan Al-Fatah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pengelolaan sampah rumah tangga yang buruk di Desa Timpuseng menghadirkan tantangan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kurangnya fasilitas pengolahan sampah menyebabkan penumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan. Program kerja ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengelola sampah dengan pengadaan dan promosi penggunaan insinerator sebagai solusi pengolahan sampah yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, penyuluhan, pendidikan, dan bantuan langsung kepada masyarakat. Program ini menargetkan masyarakat Desa Timpuseng, dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah. Data diperoleh dari observasi respons masyarakat, tingkat partisipasi, dan perubahan perilaku selama program berlangsung. Hasil program menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif terhadap insinerator karena mengurangi penumpukan sampah dan meningkatkan kebersihan lingkungan. Lebih lanjut, pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan juga meningkat. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah desa merupakan indikator keberhasilan program dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Konsistensi dan Dinamika Metodologis Tafsir Bintu al-Syāṭi’ dalam Menafsirkan Surah al-Insyirah Miftahul Jannah; Achmad Abu Bakar; Muhsin Mahfudz
AR ROSYAD: Jurnal Keislaman dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): al-Qur'an and Hermeneutik
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/7v7ckm84

Abstract

This study aims to analyze the application of Bintu al-Syāṭi’s exegetical methodology in Surah al-Insyirah and to reveal the patterns of its application that emerge in the exegetical process. The research question in this study is: What is the form and degree of consistency of Bintu al-Syāṭi’s methodology in interpreting this surah? This study is qualitative in nature and employs a literature review (library research) approach. The primary reference source is the book *al-Tafsīr al-Bayān li Al-Qur’ān al-Karīm*, supplemented by secondary references from relevant books and journals. The results of the study indicate that Bintu al-Syāṭi’ consistently applies four methodological principles inherited from Amin al-Khullī. However, this consistency is not realized through a linear workflow. In the practice of exegesis, she uses these methodological tools flexibly according to the needs of the verse analysis. This finding indicates that Bintu al-Syāṭi’s methodology is integrative and dynamic, rather than procedural.  
FESTIVAL ANAK MUSLIM SEBAGAI MEDIA EDUKASI KEAGAMAAN DAN PENGEMBANGAN POTENSI ANAK DI DESA ULUDAYA Muhammad Syaiban; Muhammad Rafil; Abd. Halim Umar; Musyahid Rizkullah; Andi Ainu Mardia; Annisya; Miftahul Jannah; Andi Nur Azizah Kadir; Djuwariah Ahmad; Azizul Hakim
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wadah pengabdian masyarakat yang bertujuan membawa dampak positif bagi sosiokultural desa. Salah satu program kerja unggulan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN di Desa Uludaya, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros adalah "Festival Anak Muslim". Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perlunya wadah kreatif untuk meningkatkan motivasi belajar agama Islam sekaligus mengasah aspek motorik dan ketangkasan anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan. Metode pelaksanaan program meliputi tahap observasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, persiapan teknis, pembinaan (coaching), hingga pelaksanaan kompetensi. Kategori perlombaan dibagi menjadi dua klaster, yaitu lomba keagamaan (Lomba Adzan, Hafalan Surah Pendek, dan Praktek Salat) serta lomba fun rekreatif (Lomba Balap Karung dan Lomba Makan Biskuit). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak Desa Uludaya yang menjadi lebih percaya diri, ceria, dan termotivasi untuk aktif dalam kegiatan desa. Secara keseluruhan, festival ini berhasil mempererat tali silaturahmi antarwarga, menghidupkan syiar Islam, serta membangun kedekatan emosional yang positif di Desa Uludaya