Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stratifikasi sosial terhadap munculnya ketimpangan dalam bidang olahraga. Olahraga yang pada dasarnya menjadi sarana pengembangan potensi dan interaksi sosial, dalam praktiknya masih menunjukkan adanya perbedaan akses, fasilitas, dan kesempatan berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai fenomena sosial dalam dunia olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratifikasi sosial memberikan dampak yang signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam olahraga, terutama dalam hal akses terhadap fasilitas, pelatihan, pendidikan olahraga, serta peluang untuk mencapai prestasi. Kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi tinggi cenderung memiliki kesempatan yang lebih besar dibandingkan kelompok masyarakat menengah ke bawah. Selain itu, ketimpangan juga terlihat dalam distribusi sarana olahraga dan dukungan institusi terhadap atlet dari berbagai latar belakang sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan dalam olahraga tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh faktor sosial dan ekonomi yang membentuk struktur masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih inklusif dan pemerataan akses olahraga guna menciptakan keadilan sosial dalam bidang olahraga.