Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

NILAI – NILAI ESENSIAL OLAHRAGA PACUAN KUDA TRADISIONAL GAYO DI BENER MERIAH Putra Arima; Tarsyad Nugraha; Agung Sunarno
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22245/jpor.v7i1.26232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai – nilai esensial prestasi, sosial, dan budaya yang ada pada olahraga pacuan kuda tradisional Gayo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di kabupaten Bener Meriah, Aceh. Sampel dalam penelitian ini adalah Kadis Pariwisata Bener Meriah, pemilik kuda, joki pacuan kuda, dan masyarakat Bener Meriah jumlah keseluruhan 20 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh di analisis dengan analisis bersifat kualitatif dengan deskriptif analitik non statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai – nilai prestasi, sosial, dan budaya yang terkandung dalam kegiatan perlombaan pacuan kuda tradisional Gayo terdapat nilai kompetitif, nilai relegius, nilai adat istiadat, nilai pendidikan moral yang berupa sportivitas, jujur, dan tanggung jawab dalam menjalankan proses latihan yang diberikan. Selain itu terdapat nilai silaturahmi bagi sesama warga di Bener Meriah, Aceh Tengah serta Gayo Lues, juga ekonomi yang dapat membangkitkan pendapatan masyarakat dan daerah Bener Meriah. Keywords: Nilai, Prestasi, Sosial, Budaya, Pacuan Kuda Tradisional Gayo.  
The Application of Basic Football Learning Models by Using Applications to Increase Learning Outcomes of Football Courses for Students of Sports Training Education in the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Medan 2022 Irwansyah Siregar; Yan Indra Siregar; Ifayandi Damanik; Putra Arima
Randwick International of Social Science Journal Vol. 3 No. 4 (2022): RISS Journal, October
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rissj.v3i4.571

Abstract

This study applies the basic football learning model by using an application to improve the learning outcomes of football subjects. The research method used in this study is experimental, meaning that the research aims to find causality or causal relationships. The data obtained from the research results were analyzed quantitatively to answer the research problem formulation. The results of the study r arithmetic > r table the value of the r table is with a significance of 5% or 0.5, which is 0.138. The significance value (2-tailed) <0.05 indicates a significant increase between the initial variable and the final variable. This shows that there is a significant increase in the difference in treatment given to each variable. So it was concluded that the significance value of 0.000 < 0.05 was an increase in the application of the Basic Football Learning Model by Using Applications to Improve Learning Outcomes of Soccer Courses for Students of Sport Training Education, Faculty of Sports Science, State University of Medan in 2022. The application of basic football learning models by using applications has an impact on learning behavior and social because students become more adaptive to identify technologies that can support learningand increasing social relations. It is also improving skills related to using technology and social communication.
PERBAIKAN PROSES BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI METODE PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODIFIKASI ALAT Putra Arima; Tarsyad Nugraha
JURNAL PRESTASI Vol 6, No 2 (2022): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v6i2.42573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses belajar passing bawah bola voli melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat. Penelitian dilaksanakan di MTs Swasta Al-Washliyah Medan. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII dengan jumlah 25 orang. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrument penelitian yang digunakan yaitu penilaian teknik dasar passing bawah bola voli. Data yang terkumpul dilakukan analisis sehingga diperoleh hasil bahwa di siklus I terdiri dari 13 orang siswa (52%) tuntas, sedangkan 12 orang siswa (48%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata 60.67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum secara klasikal yaitu 85%. Siklus II diperoleh hasil 22 orang siswa (88%) tuntas dan 3 orang siswa (12%) belum tuntas. Persentase nilai rata-rata 74.67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan minimum secara klasikal. Peningkatan hasil belajar siswa dari tes sebelumnya yakni 14% dan peningkatan ketuntasan klasikalnya sebesar 36%. Maka dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran inkuiri dan modifikasi alat dapat memberikan pengaruh terhadap perbaikan proses belajar passing bawah bola voli pada siswa kelas VIII.
Workshop Peningkatan Keterampilan Dasar Massage Cedera Olahraga Terhadap Guru Penjas Untuk Penanganan Pertama Pada Cedera Yang Dialami Siswa Sekolah Dasar Di SD Swasta IT Siti Hajar Medan Di Kecamatan Medan Tuntungan Irwansyah Siregar; Yan Indra Siregar; Putra Arima; Rafika Ardilla; Ifayandi Damanik
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar massage cedera olahraga terhadap guru penjas dalam melakukan pertolongan pertama untuk memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan pada cedera yang dialami siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop melalui beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Seluruh peserta workshop telah mengikuti berbagai sesi dalam pelaksanaan workshop dengan tekun dan aktif. Hasil evaluasi yang dilakukan terhadap tingkat pengetahuan peserta tentang pertolongan pertama pada cedera olahraga bahwa terjadi peningkatan yang diperoleh dari hasil pre-test dengan nilai rata-rata 7 dan pada post-test meningkat dengan nilai rata-rata 9,4. Terjadi pula peningkatan dalam keterampilan peserta dalam pertolongan pertama pada cedera olahraga yang terlihat dari hasil penilaian terhadap praktek pertolongan pertama yang dilakukan oleh peserta saat melakukan simulasi.
Perbedaan Pengaruh Latihan Senam SKJ 92 Dan Senam SKJ 2012 Terhadap Peningkatan Vo2MAX Pada Siswa Kelas V Putri SDN 034785 Batu Gun-Gun Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi Kintan Sinaga; Muhammad Nustan Hasibuan; Putra Arima
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol 1, No 2 (2024): J2IO MEI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada/tidaknya pengaruh yang signifikan dari latihan senam SKJ 92 terhadap peningkatan VO2Max, (2) ada/tidaknya pengaruh yang signifikan dari latihan senam SKJ 2012 terhadap peningkatan VO2Max, (3) latihan senam SKJ 2012 lebih berpengaruh untuk meningkatkan V02Max. Permasalahan dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa siswa kelas V putri mengalami kelelahan pada saat bersenam, sehingga latihan senam menjadi tidak efektif. Penelitian ini menggunakan metode eksprerimen, desain penelitian yang digunakan dengan pre-test-post-test two group design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 034785 Batu Gun-Gun, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian berjumlah 26 orang dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa putri kelas V SDN 034785 Batu Gun-Gun. Teknik pengambilan sampling menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes lari 1600 meter. Teknik analisis data menggunakan uji-t non parametrik dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dimana: 1) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan senam SKJ 92 terhadap peningkatan VO2Max dengan nilai (0,068 > 0,05). 2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan senam SKJ 2012 terhadap peningkatan VO2Max dengan nilai (0,068 > 0,05). 3) Latihan senam SKJ 2012, memiliki pengaruh yang lebih besar daripada latihan senam SKJ 92 diperoleh sebesar 37,30%. Maka dapat disimpulkan ba hwa latihan senam SKJ 2012 memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan VO2Max pada siswa kelas V putri SDN 034785 Batu Gun-Gun, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi.
PERKEMBANGAN OLAHRAGA DI INDONESIA: TRANSFORMASI DARI TRADISI LOKAL HINGGA SISTEM KEOLAHRAGAAN MODERN Sofia Theodora Purba; yeni fitria; Kristian Kevin Chanra Simatupang; Siti Ramalomohati Harahap; Michael Christiano Sitinjak; Wilson Situmorang; Regita Cahyani Zahra; Hotma K Gultom; Putra Arima; Irwansyah Siregar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9168

Abstract

This study explores the historical evolution of sports in Indonesia, tracing their transformation from traditional cultural practices to a modern national sports system. The research aims to identify key developmental phases, analyze contributing sociocultural and political factors, and assess the impact of modernization on sports participation and national identity. Using a qualitative descriptive method supported by literature review from academic journals, books, and policy documents, findings indicate that Indonesian sports have undergone significant institutional, infrastructural, and cultural advancements. The shift from indigenous games to competitive, organized sports has been shaped by colonial influence, national integration policies, and global sports trends. Modernization has improved sports governance, athlete development, and international achievements while simultaneously challenging the preservation of traditional sports. The study concludes that the development of sports in Indonesia is a dynamic and continuous process influenced by cultural heritage, government policy, and global interaction.
Hakikat Pendidikan Jasmani sebagai Sarana Pembentukan Karakter Litna Salsalina Br Barus; Samuel Roberto Sihombing; Sani Salsalina Br Ginting; Muhmmad Aria Sahputro; Zulfan Heri; Putra Arima
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kualitas pelayanan dan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat pendidikan jasmani sebagai sarana pembentukan karakter berdasarkan perspektif mahasiswa Pendidikan Olahraga pada salah satu universitas negeri di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Partisipan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman dan keterlibatan mereka dalam kegiatan pendidikan jasmani dan olahraga. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani tidak hanya berfungsi untuk mengembangkan aspek fisik, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter mahasiswa. Nilai karakter yang paling dominan adalah disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas. Temuan penelitian menegaskan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan karakter karena mampu menginternalisasikan nilai-nilai positif melalui pengalaman belajar yang nyata dan kontekstual.
Penyimpangan dan Masalah Sosial Dalam Olahraga Iren Tasya; Tomi Setiadi; Yogi Van Lee Pernando Purba; Fransisco Simamora; Yan Indra Siregar; Putra Arima
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8493

Abstract

Olahraga merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat karena tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, interaksi sosial, serta penanaman nilai-nilai seperti sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kejujuran. Namun, dalam praktiknya dunia olahraga tidak terlepas dari berbagai penyimpangan dan masalah sosial yang dapat merusak nilai-nilai tersebut. Artikel ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk penyimpangan dan masalah sosial dalam olahraga, faktor penyebab terjadinya penyimpangan, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahan dan penanganannya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber yang berkaitan dengan sosiologi olahraga dan fenomena sosial dalam dunia olahraga. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa bentuk penyimpangan dan masalah sosial dalam olahraga meliputi kekerasan dan hooliganisme, penggunaan doping, korupsi dan manipulasi pertandingan, serta pelecehan dan diskriminasi. Faktor penyebab munculnya masalah tersebut antara lain fanatisme berlebihan, tekanan untuk meraih kemenangan, kepentingan ekonomi, lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman etika olahraga, serta pengaruh lingkungan sosial. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya merugikan atlet secara fisik dan mental, tetapi juga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia olahraga dan merusak citra olahraga sebagai sarana pendidikan karakter. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara atlet, pelatih, suporter, organisasi olahraga, dan pemerintah dalam menanamkan nilai sportivitas, memperketat pengawasan, serta menerapkan aturan dan sanksi yang tegas agar tercipta lingkungan olahraga yang aman, adil, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Stratifikasi Sosial dan Ketimpangan Dalam Olahraga Yan Indra Siregar; Putra Arima; Alfarido Haloho; Cindy Ketrina Br Ketaren; Dewilda Rangkuti; Halim Hasibuan; Evitamaria Simbolon; Ely yusup Haloho; Amartua Pangidoan; Gollen Naibaho; Teuku Ryan Rizki
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stratifikasi sosial terhadap munculnya ketimpangan dalam bidang olahraga. Olahraga yang pada dasarnya menjadi sarana pengembangan potensi dan interaksi sosial, dalam praktiknya masih menunjukkan adanya perbedaan akses, fasilitas, dan kesempatan berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai fenomena sosial dalam dunia olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratifikasi sosial memberikan dampak yang signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam olahraga, terutama dalam hal akses terhadap fasilitas, pelatihan, pendidikan olahraga, serta peluang untuk mencapai prestasi. Kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi tinggi cenderung memiliki kesempatan yang lebih besar dibandingkan kelompok masyarakat menengah ke bawah. Selain itu, ketimpangan juga terlihat dalam distribusi sarana olahraga dan dukungan institusi terhadap atlet dari berbagai latar belakang sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan dalam olahraga tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh faktor sosial dan ekonomi yang membentuk struktur masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih inklusif dan pemerataan akses olahraga guna menciptakan keadilan sosial dalam bidang olahraga.
Peran Falsafah Pendidikan Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Di Era Digital Michael Mars Onoma Mendrofa; Flaura Gustina; Salsabila Putri Adrian Siregar; Zulfan Heri; Putra Arima
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9960

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam pembentukan karakter peserta didik. Di satu sisi, era digital memberikan kemudahan akses terhadap informasi dan pengetahuan, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan seperti menurunnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak valid, perundungan siber, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Dalam menghadapi kondisi tersebut, falsafah pendidikan memiliki peran penting sebagai landasan dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran falsafah pendidikan dalam membangun karakter peserta didik di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa falsafah pendidikan berperan sebagai dasar dalam penanaman nilai-nilai karakter seperti religiusitas, integritas, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, dan kepedulian sosial. Selain itu, falsafah pendidikan memberikan arah bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran di era digital. Guru memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai filosofis melalui keteladanan, pembiasaan, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter peserta didik. Dengan demikian, falsafah pendidikan tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.