Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT SISWA Epi Supriyani Siregar; Alwi Fahruzy Nasution; Dicky Edward Daulay; Joko Priono
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5 No 2 (2019): PEDAGOGI
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan terkait penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatan kemampuan membaca cepat siswa yang selama ini belum mengaktifkan. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan model pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Gall, Gall dan Borg. Penelitian dilaksanakan di sekolah dasar swasta kota Medan. Model pembelajaran yang dikembangkan dilengkapi dengan perangkat pembelajaran yaitu buku model, rencana pelaksanaan pembelajaran, buku guru, dan buku siswa. Produk yang dikembangkan dilakukan ujicoba perorangan, ujicoba kelompok kecil dan ujicoba kelompok lapangan. Selanjutnya dilakukan pengujian keefektifan dan kepraktisan model pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan: (1) model pembelajaran yang dikembangkan adalah model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa sekolah dasar yang terdiri dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dampak instruksional dan pengiring. Model pembelajaran yang dikembangkan dilengkapi dengan perangkat yaitu buku model, rencana pelaksanaan pembelajaran, buku guru, dan buku siswa. Keseluruhan perangkat model pembelajaran inkuiri berbasis (2) model pembelajaran inkuiri yang dikembangkan terbukti efektif untuk meningkatkan capaian hasil belajar siswa, hal ini terbukti melalui pengujian statistik t-test di mana peroleh harga thitung (9,98) lebih tinggi daripada ttabel (2,00), dan (3) model pembelajaran inkuiri yang dikembangkan memiliki tingkat kepraktisan dengan skor 3,39 kategori praktis tanpa perbaikan.
Development of Flip Book-Based Learning Media for Sports Physiology in Physical Education Students at University Sanusi Hasibuan; Indra Kasih; Dicky Edwar Daulay; Albadi Sinulingga; Muhammad Andri Fahrian
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.4053

Abstract

This study aimed to develop and validate flip book-based learning media for sports physiology at the Faculty of Sports Science, Medan State University, focusing on Recreational Health Physical Education students. The research utilized the ADDIE development model, encompassing Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. Data collection involved media expert validation questionnaires, materials, and trials with small and large student samples. Quantitative descriptive analysis was employed to present product development results, validate the tool, and assess its feasibility. Initial validation by a linguist resulted in a 76% suitability score, which improved to 89% after revisions, categorizing it as very feasible. Similarly, media experts rated the first stage at 76%, increasing to 89% post-revision. Small sample trials among students yielded a 76% suitability score, while large sample trials achieved 89%, both in the very feasible category. The findings indicate that flip book-based sports physiology learning media are highly suitable for use by physical education, health, and recreation students at Medan State University.
PERBANDINGAN TEKNIK START JONGKOK DAN MEDIUM START DALAM SPRINT 100 METER: PERBANDINGAN TEKNIK START JONGKOK DAN MEDIUM START DALAM SPRINT 100 METER Yan Indra Siregar; Dicky Edwar Daulay; Evelyn Nababan; Sartika Siregar; Yosef Putra Aprianto Lombu; Sayiro Tuah Manik; Chrisjon Hutapea; Indah Fatresia Saragih; Aldi Yansyah Efendi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9324

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan antara teknik start jongkok dan medium start pada lari sprint 100 meter melalui analisis literatur terkini dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal, buku pelatihan atletik, dan publikasi penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa start jongkok cenderung menghasilkan dorongan awal yang lebih eksplosif dan efektif bagi atlet dengan koordinasi gerak yang baik serta kemampuan teknik yang lebih matang. Sebaliknya, medium start memberikan keseimbangan tubuh yang lebih stabil dan lebih mudah dipelajari, sehingga lebih sesuai digunakan dalam konteks pelatihan pemula dan pembelajaran pendidikan jasmani. Secara keseluruhan, pemilihan teknik start sebaiknya mempertimbangkan tingkat pengalaman atlet, kemampuan fisik, dan tujuan latihan.
Hubungan antara Teknik Atletik Pada Nomor estafet 4x100m dan Teknik Gerakan Lempar Cakram untuk meningkatkan perfoma atlet Wahyu Purnomo; Erlich jonh Nelson Ginting; Astrid L Br. Purba; Yan Indra; Dicky Edwar Daulay
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 9 No. 2 (2025): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v9i2.2969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara teknik atletik pada nomor estafet 4x100m dan teknik gerakan lempar cakram, hubungan anatar tenik altetik pada nomor estafet 4x100m sebagai daya ledak otot lengan dengan teknik lemparan cakram percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul secara bersama-sama dengan keterampilan lemparan cakram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan pada mahsiswa spesialis atletik 2025 di Universitas Negeri Medan, Kota Medan pada tahun 2025. Populasi adalah 25 orang dan sampel adalah 14 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Instrumen penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur percaya diri, melempar bola medisin untuk mengukur daya ledak otot lengan, flexion of trunk untuk mengukur kelantukan panggul dan tes kinerja untuk mengukur keterampilan lempar cakram. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi dan korelasi. Analisis data menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif percaya diri dengan keterampilan lempar cakram, (2) Terdapat hubungan positif daya ledak otot lengan dengan keterampilan lempar cakram, (3) Terdapat hubungan positif kelentukan panggul dengan keterampilan lempar cakram, (4) terdapat hubungan positif percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul secara bersama-sama dengan keterampilan lempar cakram. Temuan mengarahkan rekomendasi untuk meningkatkan percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul untuk meningkatkan keterampilan lempar cakram
Analisis dan Kondisi Fisik Atlet Lompat Jangkit (Triple Jump) 400 Meter Tymothy Pakpahan; Halim Hasibuan; Putri Sari; Dicky Edwar Daulay; Yan Indra Siregar
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 9 No. 2 (2025): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v9i2.2983

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan mendapatkan data informasi hasil tes fisik atlet lompat jangkit TC Khusus Unimed, di samping itu untuk membandingkan hasil tes fisik, Serta sebagai bahan evaluasi hasil tes fisik atlet lompat jangkit. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif ex - post facto. Salah satu aspek penting dalam pencapaian prestasi adalah aspek kondisi fisik. Ada beberapa unsur kondisi fisik yang dibutuhkan dalam lompat jangkit antaranya kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelentukan, daya tahan otot, dan power. Berbagai unsur tersebut harus dikembangkan semaksimal mungkin untuk mendapatkan performa terbaik. Kualitas kondisi fisik atlet dapat dilihat dengan dilakukannya tes dan pengukuran. Penelitian ini menggunakan studi eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometrik lompat dua terhadap keterampilan lompat jangkit. Populasi penelitian yaitu mahasiswa Unimed Pasundan Cimahi tingkat I yang berjumlah 196 orang. Sampel penelitian berjumlah 60 orang yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes keteramplan (performance test) yaitu tes lompat jauh. Selanjunya dana penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16. Sebelum dinalisis, dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas menggunakan one-sample Kolmogorov-Smirnov test dan uji homogenitas menggunakan Levene’s test. Hasil uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa data pre test dan post test berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis uji paired sample t test diperoleh simpulan bahwa terdapat pengaruh latihan plyometrik lompat dua terhadap keterampilan lompat jauh pada mahasiswa Unimed Pasundan Cimahi.
Efektivitas Kinovea sebagai Alat Analisis Biomekanik Dalam Cabang Olahraga Atletik Putra Arima; Asep Prima; Yan Indra Siregar; Dicky Edwar Daulay; M. Anas Sumerian
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5036

Abstract

Penelitian ini menilai sejauh mana efektifitas Kinovea sebagai alat alternatif dalam melakukan analisis gerak dan mengukur sudut relatif lutut gerakan drop jump. Subjek sehat tanpa gangguan gaya berjalan (BMI 28,60 ± 1,40) direkrut. Subjek diminta untuk melakukan gerakan lompat jatuh pada platform yang telah ditentukan dan gerakan tersebut direkam secara bersamaan menggunakan sistem penangkapan gerak inframerah (Hawk – Cortex) dan VideoCam HD di bidang sagital saja. Penangkapan diulangi sebanyak 5 kali. Keluaran (rekaman video) dari HD VideoCam dimasukkan ke Kinovea (perangkat lunak sumber terbuka) dan pola lompat jatuh dilacak dan dianalisis. Data ini dibandingkan dengan pola lompat jatuh yang dilacak dan dianalisis sebelumnya menggunakan sistem Hawk – Cortex Secara umum, hasil yang diperoleh (pola lompat jatuh) menggunakan HD VideoCam–Kinovea mendekati hasil yang diperoleh dengan menggunakan sistem penangkapan gerak yang sudah ada. Analisis statistik dasar menunjukkan bahwa sebagian besar varian rata-rata kurang dari 10%, sehingga membuktikan pengulangan protokol dan keandalan hasilnya. Dapat disimpulkan bahwa integrasi HD VideoCam–Kinovea berpotensi menjadi sistem analisis penangkapan gerak yang andal. Selain itu, biayanya rendah, portabel dan mudah digunakan. Sebagai kesimpulan, penelitian ini dan temuannya bermanfaat dan telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pengetahuan yang signifikan berkaitan dengan analisis penangkapan gerak, gerakan lompat jatuh, dan integrasi HD VideoCam – Kinovea.
Hubungan Power Otot Lengan Dengan Kecepatan Lempar Lembing Pada Atlet Pemula Alloisya Emmanuela; Emmiya Jesica Rabibina; Desima Sigalingging; Halimah Linco Manullang; Dicky Edwar Daulay; Yan Indra Siregar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara power otot lengan dengan kecepatan lempar lembing pada atlet pemula. Power otot lengan merupakan salah satu komponen biomotor penting yang berperan besar dalam menghasilkan kecepatan awal lembing pada fase pelepasan. Kecepatan pelepasan lembing dipengaruhi oleh kemampuan atlet menghasilkan gaya secara cepat melalui kontraksi otot-otot lengan, bahu, dan dada. Walaupun teknik lempar lembing memiliki peranan penting, atlet pemula lebih banyak mengandalkan komponen biomotor dasar, sehingga power otot lengan dapat menjadi prediktor utama performa awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 20 atlet pemula berusia 14–17 tahun yang berlatih secara rutin dalam cabang atletik lempar lembing. Pengukuran power otot lengan dilakukan menggunakan tes medicine ball throw, sedangkan kecepatan lempar lembing diukur menggunakan speed radar gun. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara power otot lengan dan kecepatan lempar lembing (r = 0.69; p < 0.05). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi power otot lengan seorang atlet, semakin besar kecepatan lempar lembing yang dihasilkan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terfokus pada pengembangan power otot lengan guna mengoptimalkan performa atlet pemula.
Penerapan Strategi Dan Teknik Bermain Dalam Pertandingan Sepak Takraw: Penelitian Dicky Edwar Daulay; Boby April Judika Gultom; Evelkin Sinaga; Jen Geovani Barus; Joko Wantri Lumbantoruan; Maichel Jhosua; Putri Ayu Nengsi Siagian; Raihan Amin Harahap; Rhidoni Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4462

Abstract

This study aims to determine the level of basic technical skills in sepak takraw among athletes from Deli Serdang Regency. The research method used was quantitative descriptive, with a sample of 18 athletes selected using a saturated sampling technique. The research instruments consisted of tests on seven components of basic sepak takraw techniques, namely kicking, thigh control, chest control, shoulder control, heading, smash, and block. The data were analyzed using descriptive statistics to obtain the mean, standard deviation, maximum, and minimum values. The results showed that the basic technical skills of sepak takraw athletes in Deli Serdang Regency were in the “moderate” category, with 27.8% of athletes in the high category, 50% in the moderate category, and 22.2% in the low category. No athletes were found in the very high or very low categories. The conclusion of this study indicates that the athletes’ basic technical skills are fairly good but still need improvement, particularly in smash and block techniques, through more focused and continuous training programs.
Peranan Kekuatan Otot dan Kecepatan Ayunan dalam Performa Lempar Lembing Fitri Rosanni Hutapea; Jerry Gultom; Hasa Ignasius; Lamrojaya Pakpahan; Yan Indra Siregar; Dicky Edwar Daulay
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan kekuatan otot dan kecepatan ayunan terhadap performa lempar lembing. Lempar lembing merupakan cabang olahraga atletik yang menuntut perpaduan optimal antara kekuatan, kecepatan, koordinasi, dan teknik. Dalam proses melempar, kekuatan otot—khususnya otot lengan, bahu, inti, dan tungkai—memegang peran penting dalam menghasilkan dorongan awal yang besar. Sementara itu, kecepatan ayunan lengan berkontribusi langsung pada percepatan lembing saat dilepaskan, sehingga mempengaruhi jarak lemparan. Kajian literatur menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan otot melalui latihan resistensi dan plyometric dapat meningkatkan kemampuan menghasilkan gaya, sedangkan latihan teknik yang fokus pada ayunan dan ritme gerak mampu memperbaiki kecepatan ayunan secara signifikan. Hasil kajian ini menegaskan bahwa kombinasi kekuatan otot yang baik dan kecepatan ayunan yang tinggi merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap performa lempar lembing secara keseluruhan. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan program latihan yang lebih efektif bagi atlet lempar lembing.
EVALUASI PROGRAM LATIHAN ATLETIK PADA ATLET LARI JARAK JAUH Dicky Edwar Daulay; Fatimah Zahra; Bina Pratama; Irfandi Tarigan; Joy Immanuel Pakpahan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14084

Abstract

This study aims to evaluate the athletic training program for long-distance runners to determine the effectiveness of its implementation in improving athlete performance. The research method used is descriptive evaluative with a mixed methods approach. The research subjects consisted of long-distance running athletes who are members of a club or team. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and physical fitness tests such as endurance and VO2max. Data analysis employed the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The results showed that the training program has been implemented fairly well; however, several weaknesses were identified, including the lack of training variation, suboptimal application of periodization principles, and limitations in the use of performance measurement tools. Nevertheless, the program was able to improve athletes' endurance, although the improvement was not evenly distributed among all athletes. Therefore, continuous evaluation and more systematic development of training programs are needed to optimize athlete performance.