Hasan Basri
Universitas Muhammadiyah Gresik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keefektifan Syair Lagu Tombo Ati Terhadap Peningkatan Mental Dan Moral Siswa (Studi Kasus di TPQ Karang Kiring Desa Kebomas Gresik) Hidayat Nur Wakhid; Hasan Basri
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/twv3qw79

Abstract

Penggunaan media sosial yang seharusnya ada kontrol dari orangtua bahwa anak yang belum cukup umur tidak boleh mengakses segala hal yang ada di media sosial. Sayangnya telah terjadi pengabaian kontrol penggunaan media sosial oleh anak sehingga terjadi kerusakan mental dan akhlak anak karena meniru hal negatif yang ada di media sosial.   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keefektivan metode yang dapat digunakan dalam memperbaiki kerusakan mental dan akhlak tersebut harus tepat karena ditemukan permasalahan terkait keefektivan metode, untuk itu penelitian ini difokuskan pada metode syair lagu tombo ati dalam memperbaiki Mental dan Akhlak Peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kualtitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara, Observasi dan Dokumentasi berupa angket yang akan dibagikan kepada siswa,. Hasil penelitian ini dapat diungkapkan bahwa dari data kuisioner dan 10 responden siswa-siswi TPQ Desa KarangKiring Kebomas Gresik mereka setuju metode syair tombo ati ini dapat memperbaiki mental dan akhlak mereka, hasil wawancara dari pendiri tpq mengatakan bahwa metode ini efektif dalam memperbaiki mental dan akhlak siswa karena terdapat nilai akhlak didalamnya dan juga anak anak suka menyanyi, hal itu dibuktikan juga dengan perubahan mental dan akhlak anak dari emosi ketika dibully sebanyak (80%) setuju dan tidak percaya diri sebanyak (50%) menjadi (70%) bersabar saat dibully dan (70%) menjadi percaya diri. The use of social media should have control from parents that children who are not old enough should not access everything on social media. Unfortunately, there has been a neglect of control over the use of social media by children, resulting in mental and moral damage to children due to imitating negative things on social media.   This study aims to describe the effectiveness of methods that can be used in repairing mental and moral damage must be appropriate because problems are found related to the effectiveness of the method, for this reason this research is focused on the method of tombo ati song verses in repairing Mental and Moral Learners. This research includes qualitative research, with a case study approach. The data collection techniques used are interviews, observations and documentation in the form of questionnaires that will be distributed to students. The results of this study can be revealed that from the questionnaire data and 10 respondents of TPQ students of KarangKiring Village Kebomas Gresik they agree that this tombo ati verse method can improve their mentality and morals, the results of interviews from the founder of tpq say that this method is effective in improving the mentality and morals of students because there are moral values in it and also children like to sing, it is also evidenced by changes in the mentality and morals of children from emotions when bullied as much as (80%) agree and not confident as much as (50%) to (70%) be patient when bullied and (70%) become confident..
Studi Komparasi Hasil Belajar Online Siswa Kelas VIII Di SMP Islamic Qon Dan SMP Muhammadiyah 1 Gresik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Disma Moynita Jinarsih; Hasan Basri; Mohammad Ahyan Yusuf
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/973dky48

Abstract

Pendidikan secara garis besar adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan belajar mengajar dan pelatihan agar anak didik dapat berperan dalam kehidupan di masa depan. Sejak masuknya virus corona di Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pendidikan baru tentang pembelajaran secara online dan bekerja dari rumah. Hal ini tentunya menuntut guru untuk lebih bisa menggunakan dan memanfaatkan berbagai macam platform pembelajaran sehingga siswa bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Begitupun yang dilakukan oleh guru dari kedua sekolah yaitu SMP Islamic Qon dan SMP Muhammadiyah 1 Gresik yang memakai beragam aplikasi yang berbeda. Dari perbedaan pemakaian media aplikasi inilah yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian apakah ada perbedaan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif, teknik analisis komparatif dan uji independent sample t test yang melihat dari tiga aspek yaitu afektif, kognitif, dan psikomotor. Diperoleh hasil nilai afektif SMP IQON 74,60, kognitif 69,08, dan psikomotor 86,92. SMPM I Gresik memperoleh hasil 67,10, kognitif 85,17. psikomotor 88,57. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan hasil belajar dari kedua sekolah tersebut. Education in general is a conscious effort to develop the potential of human resources through teaching and learning activities and training so that students can play a role in life in the future. Since the entry of the corona virus in Indonesia, the government has issued a new education policy regarding online learning and working from home. This certainly requires teachers to be better able to use and utilize various learning platforms so that students can get maximum results. This is also done by teachers from the two schools, namely SMP Islamic Qon and SMP Muhammadiyah 1 Gresik, which use various different applications. It is from the difference in the use of application media that makes researchers interested in conducting research on whether there are differences in student learning outcomes. The research method uses quantitative research types, comparative analysis techniques and independent sample t-tests that look at three aspects, namely affective, cognitive, and psychomotor. The results obtained for SMP IQON's affective value were 74.60, cognitive 69.08, and psychomotor 86.92. SMPM I Gresik obtained results of 67.10, cognitive 85.17. psychomotor 88.57. So it can be concluded that there are differences in learning outcomes from the two schools.