Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH SENAM VITALISASI OTAK UNTUK MENINGKATKAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI POSBINDU TAMAN ANYELIR 3 KECAMATAN CILODONG Pambudi, Restu Arya; Andreas Hariandja, Andy Martahan; Adiba, Fairuza; Lina, Ratu Karel
Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 5 No 01 (2025): Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia cabang kota bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jfki.2025.422

Abstract

Latar belakang: Lansia merupakan proses terakhir dalam masa pertumbuhan dalam hidup manusia dari lahir hingga menginjak usia 60 tahun. Seiring bertambahnya usia maka akan menyebabkan banyak penurunan, salah satunya adalah fungsi kognitif. Untuk melihat apakah adanya gangguan kognitif salah satunya bisa dilihat dari pemeriksaan MOCA-INA. Salah satu upaya untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia adalah dengan senam vitalisasi otak. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh Senam Vitalisasi otak untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia di Posbindu Taman Anyelir 3 Kecamatan Cilodong. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain pretest posttest with control group, sampel dipilih dengan metode purposive sampling sebanyak 26 orang. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan MOCA-INA dan latihan dilakukan rutin seminggu 2 kali selama 4 minggu. Uji hipotesis Analisa univariat menggunakan uji paired sample t test. Analisa data bivariat menggunakan independent sample t. Hasil: Hasil uji hipotesis pada kelompok intervensi senam vitalisasi otak didapatkan p value sebesar 0,00 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Uji perbedaan dua kelompok didapatkan hasil p value sebesar 0,701 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan anatara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok yang diberikan intervensi senam vitalisasi otak sekaligus mengikuti program senam lansia rutin maupun yang hanya diberikan perlakuan senam lansia rutin. Tidak ada perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi senam vitalisasi otak dan kelompok kontrol senam lansia rutin.
The Effect of Motor Skill Training Program on Activity of Daily Living in Children with Developmental Coordination Disorder Sabiilaa, Syauqinaa; Hariandja, Andy M.A.; Laksono, Abdurahman B.B.
jitek Vol 10 No 1 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v10i1.934

Abstract

The incidence of children with developmental coordination disorder (DCD) is about 5% to 6% in school-age with 1.7 to 2.8 times more likely to occur in boys than girls. Difficulties in all motor activities, including activities daily living (ADL) are experienced by children with DCD. Motor skill training (MST) which a task-oriented based on basic motor abilities is highly recommended to improve motor achievement and execution of specific motor functions in children with DCD. The purpose of this study was to determine the effect of MST in increasing ADL ability in children with DCD. This research used pre-experimental study with 'the one group pretest-posttest design'. Ten children were selected as respondents to observe their ADL ability using DCDDaily before and after being given MST. The result of statistical analysis showed significant change in the total ADL score before and after being given MST (mean difference 13.95, p-value 0.001), with mean difference of total score before and after 15.9 (p-value 0.001) and mean difference of total score quality before and after 8.4 (p-value 0.005). The conclusion of this research is motor skill training can help improve ADL abilities in children with DCD.