Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Media Sosial dan Perang Narasi Digital dalam Konflik Palestina-Israel Muhammad Naufan Rizqullah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5256

Abstract

Konflik Palestina Israel tidak hanya berlangsung di medan fisik, tetapi juga berkembang di ruang digital melalui media sosial yang berfungsi sebagai arena perang narasi global. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif peran media sosial dalam membangun, menyebarkan, dan mengontestasikan narasi terkait konflik Palestina Israel serta dampaknya terhadap opini publik global. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap publikasi ilmiah terindeks Scopus pada periode 2020 sampai 2025. Dari hasil penelusuran dan proses seleksi, diperoleh 19 studi yang relevan untuk dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan oleh beragam aktor mulai dari negara, organisasi non negara, media arus utama, influencer, hingga jurnalis warga dengan strategi komunikasi yang berbeda sesuai karakteristik platform. Perang narasi digital ditandai oleh polarisasi wacana, pembentukan echo chamber, dominasi visual emosional, serta peran algoritma dan kecerdasan buatan dalam memperkuat bias dan visibilitas konten. Temuan juga menegaskan peran visual storytelling, citizen journalism, dan pembentukan affective publics dalam membangun legitimasi politik dan solidaritas global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial bukan medium netral, melainkan ruang kuasa yang secara aktif membentuk persepsi publik dan tekanan politik internasional dalam konflik Palestina-Israel.
Digital Madrasah: Empowering Technology Literacy for Teachers Subhan Ajrin Sudirman; Muhammad Naufan Rizqullah; Novia Lestari; Yuharnida Yuharnida; Bagus Pribadi; Rahman Pranovri Putra
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 1 (2025): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i1.6216

Abstract

The digital transformation of madrasahs has become imperative in the current digital era to address the evolving challenges of educational relevance. The digitalization process in madrasahs, particularly at MAN 3 Tanah Datar, encounters several obstacles, including limitations in infrastructure and human resources. Through the Science and Technology Literacy initiative spearheaded by the Faculty of Science and Technology at UIN Imam Bonjol Padang, this community service activity aims to strengthen technology literacy among teachers at MAN 3 Tanah Datar. The initiative includes training on the use of digital media creation and assessment applications, such as Canva, Quizizz, and Wordwall. The methodology employed encompasses three phases: pre-implementation, implementation, and post-implementation. The outcomes indicate that the training successfully enhanced teachers' technological skills, which in turn contributed to creativity and innovation in teaching and learning processes. Monitoring and evaluation activities showed that the use of Canva, Wordwall, and Quizizz at MAN 3 Tanah Datar increased student engagement and motivation, but there is still a need for media adaptation to accommodate a variety of learning styles. Continued efforts in digitalization are necessary to realize the full potential of a digital madrasah. Technology-based training programs like these are expected to bolster the madrasah's human resources, equipping them to meet global challenges in the digital age. Keywords: digital madrasah; technology literacy; teacher