Junaidi Junaidi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Karakter Politik Demokrasi Buya Hamka Dalam Membentuk Civic Disposition Pada Mahasiswa Ramsul Nababan; Ira Safitri; Junaidi Junaidi; Surya Dharma; Hodriani Hodriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.12395

Abstract

Saat ini, demokrasi di Indonesia belum secara maksimal terlaksana. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya pelanggaran-pelanggaran demokrasi. Untuk itu, agar demokrasi pada masa kini dan pada masa yang akan datang menjadi lebih baik, maka mahasiswa sebagai agen perubahan sangat diperlukan kehadirannya. Membentuk mahasiswa yang berkarakter demokrasi, salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan menelusuri karakter politik demokrasi Buya Hamka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter politik demokrasi Buya Hamka dalam membentuk civic disposition (karakter kewarganegaraan) pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemikiran Buya Hamka memiliki relevansi kuat dalam membentuk civic disposition mahasiswa di era kontemporer. Tiga pilar utama yang ditekankan yaitu kepemimpinan berakhlak, musyawarah, dan ketakwaan sebagai landasan moral. Pilar-pilar ini membentuk karakter kewarganegaraan yang religius, bertanggung jawab, adil, dan menjunjung persatuan. Nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui aktivitas akademik dan sosial mahasiswa. Pemikiran Buya Hamka berkontribusi pada pengembangan demokrasi yang etis, humanis, dan berlandaskan Pancasila.
Exploring Character Education Values in the Ziarah Kubro Tradition as a Local Wisdom Heritage in Palembang Batrisyia Afrina; Cecep Darmawan; Rika Sartika; Junaidi Junaidi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 24 No. 2 (2026): Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/alqodiri.v24i2.155

Abstract

Globalization and digitalization have significantly impacted youth, influencing their moral, social, and cultural behaviors. Local traditions, however, remain a vital medium for transmitting values that foster character development. This study explores the character education values embedded in the Ziarah Kubro tradition, a cultural and religious practice in Palembang, Indonesia, and examines its relevance for contemporary youth. Using a qualitative descriptive design, five youth participants aged 18–25 were selected through purposive sampling. Data were collected via semi-structured interviews, participatory observation, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, incorporating triangulation to ensure validity. Findings indicate that the tradition fosters religiosity, empathy, social respect, solidarity, cooperative behavior, and cultural identity among youth. Moreover, despite the prevalence of digital media, Ziarah Kubro remains relevant, bridging historical knowledge, spiritual growth, and social engagement. The study demonstrates that local cultural practices can effectively serve as a foundation for character education while adapting to contemporary digital contexts. These insights provide both theoretical contributions to the understanding of culturally grounded character education and practical guidance for educators and community leaders in preserving local heritage.