Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Aktor Lokal dalam Pengembangan Usaha UMKM di Kawasan Kambang Iwak Kota Palembang Imelda Putri Zulkarnain; Gea Lestari; Nara Zatty; Keysha Mutia Ranandityas; Anggie Elma Acintya; Nur Rahma Vadila; Gita Permatasari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5965

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi lokal, khususnya di ruang publik perkotaan yang menjadi titik temu antara aktivitas ekonomi dan sosial. Kawasan Kambang Iwak di Kota Palembang merupakan salah satu ruang publik yang berkembang melalui interaksi berbagai stakeholder lokal dalam mendukung aktivitas UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder lokal serta pola interaksi yang terbentuk dalam pengembangan UMKM di kawasan Kambang Iwak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive yang terdiri dari pelaku UMKM dan stakeholder pendukung seperti pemerintah daerah dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem UMKM di Kambang Iwak merupakan sistem sosial yang melibatkan sepuluh stakeholder dengan peran yang saling melengkapi. Berdasarkan analisis kerangka AGIL Talcott Parsons, sistem ini menunjukkan fungsi adaptasi dan integrasi yang kuat, didukung oleh praktik collaborative governance dan modal sosial berupa kepercayaan dan jaringan. Namun, fungsi terutama terkait kesadaran lingkungan, masih menjadi tantangan. Selain itu, ditemukan adanya kontestasi ruang dan tantangan transformasi digital dalam pengembangan UMKM. Kesimpulannya, pengembangan UMKM di Kambang Iwak ditopang oleh kolaborasi stakeholder yang dinamis dan sistem sosial yang adaptif, meskipun masih memerlukan penguatan nilai sosial dan literasi digital.
Hiperrealitas dalam Penggunaan Filter Wajah di Media Sosial pada Representasi Identitas Digital Nur Rahma Vadila; Nara Zatty; Meisy Novianti; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqomah; Deni Aries Kurniawan
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.788

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun dan merepresentasikan identitas diri di ruang digital. Penggunaan filter wajah pada platform seperti Instagram dan TikTok memungkinkan pengguna memodifikasi tampilan visual secara instan sehingga menciptakan representasi diri yang tidak selalu mencerminkan realitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penggunaan filter wajah dalam membentuk identitas digital melalui perspektif teori hiperrealitas Jean Baudrillard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter wajah berfungsi sebagai simulakra yang menghasilkan identitas digital yang ideal dan estetis, sehingga individu cenderung menginternalisasi citra digital sebagai bagian dari identitas dirinya. Fenomena ini menyebabkan kaburnya batas antara realitas dan simulasi, serta mendorong terbentuknya standar kecantikan hiperreal, ketergantungan terhadap validasi sosial, dan munculnya kesenjangan antara identitas nyata dan identitas digital. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial tidak hanya menjadi ruang representasi, tetapi juga ruang produksi realitas berbasis citra yang membentuk identitas secara konstruktif, performatif, dan dinamis dalam masyarakat digital.