Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN FUROSHIKI UNTUK MENGURANGI SAMPAH KANTONG PLASTIK DALAM GAYA HIDUP MODERN Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v2i1.1557

Abstract

Kantong plastik telah menjadi bagian tidak terpisahkan bagi sebagian besar kehidupan masyarakat dunia. Sebagai dampaknya, sampah kantong plastik telah menjadi salah satu masalah serius, tidak hanya bagi alam (darat, laut, dan udara) tetapi juga manusia. Plastik sulit terdegradasi karena terbuat dari penyulingan gas dan minyak bumi (sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui), sehingga membutuhkan ratusan tahun untuk terurai dengan sempurna.  Hal ini berarti, semakin banyak penggunaan kantong plastik, maka semakin cepat pula kita menghabiskan sumber daya alam. Kaum perempuan dan ibu-ibu, dianggap paling banyak mengkonsumsi kantong plastik. Maka, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kelompok sasaran ibu-ibu PKK di Kelurahan Skajaya, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang. Khalayak sasaran di tingkat Kelurahan dengan keaktifan kegiatan PKK-nya dianggap dapat menularkan ilmu dan kebiasaan menggunakan furoshiki baik ke tingkat bawah (tingkat Rukun Warga, Rukun Tetangga, dan Keluarga), maupun ke tingkat atas (tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi, dan Nasional), sehingga limbah kantong plastik dapat secara signifikan ditekan penggunaannya. Dampak jangka panjang dari kegiatan pengabdian mengurangi kantong plastik melalui furoshiki ini adalah dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian ini berusaha mengenalkan Furoshiki dari Jepang atau Boenthelan bahasa Indonesia, yakni alat (kain) untuk membungkus barang. Ukuran boenthelan bervariasi tergantung pada ukuran barang yang akan dibungkus atau dibawa. Teknik membungkus bervariasi, sehingga semakin menambah nilai estetika boenthelan tersebut. Boenthelan ini dapat digunakan untuk membungkus atau membawa barang, seperti buku, kotak, botol, dan sebagainya. Selain itu, dengan menggunakan boenthelan sebagai gaya hidup modern kita pun turut serta melestarikan bumi tercinta.
JARINGAN SOSIAL PEMULUNG DI TPA SUKAWINATAN PALEMBANG Diana Dewi Sartika; Vieronica Varbi Sununianti; Safira Soraida
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada jejaring sosial pemulung di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sukawanitan, Palembang. Jaringan sosial ini termasuk jaringan sosial di antara sesama pemulung, dan jejaring sosial antara pemulung dan agen (toke). Ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengurangan, tampilan data dan kesimpulan. TPA Sukawinatan adalah pembuangan akhir terbesar di provinsi Sumatera Selatan. Jejaring sosial di antara sesama pemulung terbentuk melalui hubungan kekerabatan (affinity brother) dan berdasarkan kedekatan wilayah, baik karena lingkungan dan persahabatan. Jejaring sosial antara pemulung dan "toke" (kolektor), dibentuk oleh kepercayaan atau keyakinan, dan ikatan "pelindung".
PENGEMBANGAN KREATIVITAS KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA DI UNIVERSITAS SRIWIJAYA aris juliasya; Eva Lidya; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Media Sosiologi (JMS) Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Media Sosiologi (JMS)
Publisher : Jurnal Media Sosiologi (JMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/jms.v21i2.13

Abstract

DIKTI mulai mengembangkan PMW di 2009. Unsri salah satu universitas yang melakukan program ini untuk membantu siswa dalam mengembangkan kreativitas kewirausahaan mereka. Program ini diberikan kepada sekelompok siswa yang mengajukan usulan twith mekanisme yang telah ditentukan oleh PMW. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pengembangan kreativitas siswa kewirausahaan melalui PMW di unsri. Perpose kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang merupakan informan yang kedelapan. Teknik pengumpulan data adalah pengamatan dan wawancara menggunakan tujuan sampling. Hasil penelitian yang Diperoleh dari pengembangan wirausaha crativity yang ada whitin siswa memiliki beberapa faktor yang akan dikembangkan dan berkembang. Hal ini dapat dilihat intrinsicand motivasi ekstrinsik yang dialami oleh peristiwa individu kreativitas dalam Kewirausahaan juga dapat dilihat melalui sifat kognitif yang ada. Munculnya kreativitas.
BENCANA BANJIR DAN PETANI CABAI: STUDI CARA BERTAHAN HIDUP DESA ARISAN JAYA hamdani sumantri; zulfikri Suleman; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Media Sosiologi (JMS) Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Media Sosiologi (JMS)
Publisher : Jurnal Media Sosiologi (JMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/jms.v22i2.25

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2016 membuat petani cabai gagal panen. Kondisi ini memunculkan dampak terutama penurunan pendapatan serta mengancam keberlangsungan hidup petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dikuatkan dengan analisis deskriptif. Sampel unit adalah kepala keluarga. Hasil penelitian mengemukakan 3 strategi bertahan hidup yaitu, (1) strategi aktif berupa diversifikasi pekerjaan, menambah jam kerja dan keterlibatan anggota keluarga untuk bertani; (2) strategi pasif yang dilakukan adalah melakukan penghematan pengeluaran rumah tangga; (3) Strategi jaringan yang dilakukan adalah memperkuat jaringan keluarga/ tetangga, jaringan pemerintah desa serta jaringan mahasiswa
Anthropocentrism: the importance of traditional oil mining in Sustainable Development Vieronica Varbi Sununianti
Sriwijaya Journal of Environment Vol 3, No 3 (2018): Sustainable Resources
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.216 KB) | DOI: 10.22135/sje.2018.3.3.131-136

Abstract

This study shows the interaction between the natural environment and human. Starting from the revelation of the rubber price implicate on the global changes in the relationship between the physical environment with the complex social (population, technological constraints, organization, culture, and social system) at the local level. It is important to see a variation of mutual dependence and modification of social-economic changes, especially traditional oil mining (illegal). Economic interests and environmental degradation threaten the fulfillment of the next generation needs.  Data collection for this study through qualitative research method with in-depth interviews as primary data and is located in the three villages (Keban 1, Macang Sakti, and Lubuk Bintialo) Musi Banyuasin District). Social inequality triggered the exploitation of natural resources widely. Local community relations with nature is very instrumental to achieve welfare. For that, need to social engineering project system that future-oriented with the collaboration of local communities, corporation, and government. But the political will to achieve sustainable development should be started by the government (state).
Diskriminasi Buruh Perempuan: Studi tentang Identifikasi Jenis dan Faktor Penyebabnya di Pabrik Tempe Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Gunawansyah Gunawansyah; Yunindyawati Yunindyawati; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Empirika Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.136 KB) | DOI: 10.47753/je.v5i1.88

Abstract

Penelitian ini berjudul “Diskriminasi Buruh Perempuan di Pabrik Tempe Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir” Permasalahan yang diangkat adalah apa jenis dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya diskriminasi terhadap buruh perempuan yang bekerja di pabrik dan bagaimana tindakan buruh perempuan terhadap diskriminasi yang dialaminya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan unit analisis adalah individu yaitu pemilik pabrik, buruh laki-laki, dan buruh perempuan. Penentuan informan dilakukan secara purposive (sengaja) dengan jumlah informan 18 orang terdiri dari 1 pemilk pabrik, 12 buruh laki-laki, dan 6 buruh perempuan. Data penelitian didapat melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data analisis melalui enam tahapan yaitu peneliti mulai dengan mendeskripsikan secara menyeluruh pengalamannya, penelitian kemudian memaknakan pernyataan (dalam wawancara), pernyataan-pernyataan tersebut kemudian dikelompokkan kedalam unit-unit tersebut dan menuliskan sebuah penjelasan teks tentang pengalamannya termasuk contohnya secara seksama, peneliti kemudian merefleksikan pemikirannya dan menggunakan variasi imajinasi atau deskripsi srtuktual, peneliti kemudian mengkonstuksikan seluruh penjelasannya tentang makna dan esensi pengalamannya, proses tersebut merupakan langkah awal penelitian mengungkapkan pengalamannya dan kemudian diikuti pengalaman seluruh partisipan. Metode triangulasi dengan cara membandingkannya dengan berbagai sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis dan faktor yang melatarbelakangi terjadinya diskriminasi di pabrik tempe kelurahan Timbangan yaitu diskriminasi upah/gaji karena faktor kekeluargaan, diskriminasi tidak adanya cuti hamil dan melahirkan karena faktor biologis, dan diskriminasi penambahan beban kerja karena faktor beban kerja. Dan upaya buruh perempuan dalam menanggulangi diskriminasi yang dialaminya yaitu dengan melakukan protes terhadap pemilik pabrik.
Penanda (Signifier) dan Petanda (Signified) Komodifikasi Seks Dalam Film Kambing Jantan Karya Rudi Soedjarwo Tri Melia Damaiyanti; Yunindyawati Yunindyawati; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Empirika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.05 KB) | DOI: 10.47753/je.v1i1.13

Abstract

This research entitled The Signifier and Signified of Sex Commodification in the Movie Kambing Jantan created by Rudi Soedjarwo. The problems in this research are signifier (form), signified (mean) and signification (interpretation) about sex commodification in this movie Kambing Jantan created by Rudi Soedjarwo. This research was desriptive qualitative research that used discourse analysis with taking ten informants that consist of five boys and five girls of University Sriwijaya’s student that has watched that film. The result of research showed that the signifier (the form of sex behaviour) in this movie Kambing Jantan was holding hand, hugging and kissing. The signified (the mean of sex behaviour) was to described the reality and to showed affection. The significations in this research were; first, the forms of sex behaviour was not suitable to show in this movie because they assumed that mostly the watchers movie was teenagers and they said that teenager will be easy to imitation the scenes of sex behaviour in the movie. Second, they said that the forms of sex behaviour was permitted to showed in this movie because the scenes of that sex behaviour were not often showed in the movie and the scene that unshowed still in normal stage that not till having sex.
PEMBERDAYAAN TKW PURNA MELALUI PROGRAM KEWIRAUSAHAAN KERAJINAN TANGAN TENUN SONGKET DI DESA TANJUNG DAYANG SELATAN, KECAMATAN INDERALAYA SELATAN Julius El Roy Marpaung; Dyah Hapsari; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Media Sosiologi (JMS) Vol 23 No 1 (2020): Jurnal Media Sosiologi (JMS)
Publisher : Jurnal Media Sosiologi (JMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/jms.v23i1.36

Abstract

The thesis entitled “Empowerment of Full Migrant Workers Through of Weaving of Songket Weaving Entrepreneurship Program In Tanjung Dayang Selatan Village, Inderalaya Selatan Subdistrict” examines the empowerment process of full migrant workers through entrepreneurship program in songket weaving craft in Tanjung Dayang Selatan village and strategy to develop songket weaving crafts. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach. Informants in this study were TKW purna, who are currently empowered through songket weaving craft programs to improve the skills and economy of TKW purna. Data collection technique using in-depth interviews, observation and documentation, were analyzed using data reduction analysis techniques, the results of this study looked at the process of empowering full migrant workers through entrepreneurship program is crafting songket weaving after empowerment was carried out. As well as looking at business development strategies and developing songket weaving crafts in the form of improving songket woven quality training, songket fabric marketing and sales, songket weaving partnership and participating in songket exihibitions
Demokrasi Digital di Media Sosial terkait Pemilihan Presiden 2019 (Studi Isu Ekonomi dan Isu Agama di Facebook) Vivien Creasna Alamanda; Zulfikri Suleman; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Media Sosiologi (JMS) Vol 23 No 2 (2020): Jurnal Media Sosiologi (JMS)
Publisher : Jurnal Media Sosiologi (JMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/jms.v23i2.44

Abstract

Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya. Artikel ini mengkaji permasalahan mengenai Demokrasi Digital yang terjadi di media sosial Facebook yaitu grup Facebook Sumsel memilih Legislatif dan Presiden Tahun 2019. Teori yang digunakan dalam artikel ini adalah Teori Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Djik, Penulis menggunakan rancangan artikel kualitatif, pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif, teknik analisis data yang digunakan penulis adalah tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap kesimpulan. Hasil artikel menunjukan bahwa demokrasi melalui media sosial telah terbentuk dan sifatnya masif. Ini terlihat dari para pengguna media sosial yang berupaya meningkatkan pencarian dan pertukaran informasi politik di ranah tersebut. Selain itu demokrasi digital dalam artikel ini juga mendukung pembentukan komunitas seperti grup-grup facebook yang mendukung kedua pasang Calon Presiden yang akan mengikuti Pilpres pada tahun 2019. Melalui media sosial juga tercipta debat publik yang seringkali berujung hatespace, serta informasi hoax. Pengguna media sosial harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi melalui media sosial, serta memperhatikan etika berbicara agar terhindar dari perang status dan ujaran kebencian.
Governing the (Dis)Order: Toke and the Convergence of Artisanal Oil Mining and State Visibility in Sumur Baru Sununianti, Vieronica Varbi; Sujito, Arie; Nugroho, Heru
Forest and Society Vol. 8 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Forestry Faculty, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/fs.v8i1.26313

Abstract

This article explores the question of why and how ‘illegal’ artisanal mining in the oil-rich region of Indonesia remains in place despite official bans by the central government. By taking a qualitative ethnographic study on the practice in Sumur Baru, Dusun Tue, a village in South Sumatra Province, our inquiry takes seriously the formation of resilient labor in daily encounters with state institutions. We employ a governmentality approach and show how quotidian interactions between state and community has legitimized practices of artisanal mining. Sites become relatively governable in conditions of continuous displacement through ongoing negotiations between intermediaries (Toke) with state agencies. This practice is made possible by the use of Sen Minyak or oil money that binds Toke as key representatives of the community with police and state apparatuses as disciplinary representatives of the governmental state. This study thus shows how an extractive regime emerges, shifts, and reshapes in the local political economic contexts of Indonesia’s decentralization era.