Revienda Anita Fitrie
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kepatuhan Pembayaran Wajib Pajak Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sampang Syaroni; Christine Cicilia Sinaga; Ahmad Zaki; Mohammad Fauzan Al Angsyari; Fellysita Angelina; Muhammad Naufal Firzatulloh Jatmiko; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6173

Abstract

Local revenue (PAD) is an important measure for assessing a region’s financial self-reliance, but its contribution in Sampang Regency remains low and has not yet become the primary source of local revenue. This indicates challenges in optimizing local tax revenue, particularly regarding the level of taxpayer compliance. This study aims to examine how taxpayer compliance can improve PAD. The method used is a qualitative approach with a literature review, involving data collection from scientific journals, books, and relevant documents. Data analysis was conducted by qualitatively describing, reviewing, comparing, and interpreting previous research findings to identify patterns of relationships between variables. The results indicate that taxpayer compliance has a positive impact on local tax revenue and PAD. Several factors influencing compliance include tax knowledge, economic conditions, service quality, tax penalties, and public awareness campaigns. The low contribution of local taxes to PAD indicates that the level of taxpayer compliance is still not optimal. Therefore, improving compliance through education, service improvements, and the enforcement of penalties is a critical strategy to support local financial autonomy.
Analisis Efektivitas Pendapatan Dan Kinerja Keuangan Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024 Andhika Abhinaya Ivanda; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6377

Abstract

Kemandirian fiskal merupakan indikator krusial keberhasilan otonomi daerah, namun optimalisasi potensi pendapatan asli daerah seringkali menghadapi tantangan dalam realisasinya di tengah transisi regulasi. Penelitian ini mengeksplorasi kinerja keuangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro pada pelaksanaan tahun anggaran 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Bapenda Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2024 dengan fokus pada tingkat efektivitas pendapatan asli daerah (PAD) serta efisiensi belanja instansi sebagai bentuk akuntabilitas publik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap Laporan Realisasi Anggaran (LRA) tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pendapatan Bapenda Bojonegoro secara keseluruhan dikategorikan sangat efektif dengan rasio mencapai 116,43%. Namun, terdapat perbedaan performa yang signifikan antara Pajak Daerah yang mencapai 116,46% dan Retribusi Daerah yang hanya terealisasi sebesar 76,32%. Dari sisi belanja, instansi berhasil melakukan efisiensi dengan tingkat penyerapan anggaran total sebesar 79,89%. Temuan ini mengindikasikan kapasitas fiskal internal yang kuat meskipun terdapat fluktuasi pada sektor penerimaan tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pendapatan melampaui target, optimalisasi pada sektor retribusi tetap diperlukan guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Akuntabilitas Kinerja Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan Dalam Penggunaan Anggaran Tahun 2023-2025 Zaraby Firdaus; Hanifatul Fitriya Fauzia; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa baik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan dalam menggunakan dana milik masyarakat, program-program utama tahun 2025, serta mengidentifikasi penyebab mengapa pendapatan daerah dari sektor pasar masih belum mencapai tingkat yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian digital, yaitu melalui pencarian dokumen, laporan program, dan informasi publik yang berkaitan dengan anggaran dan hasil kerja Disperindag. Penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan sudah menerapkan transparansi dalam penggunaan anggaran dengan menerbitkan program dan detail pengeluaran yang jelas. Total anggaran program untuk tahun 2025 adalah Rp786.000.000. Program prioritas yang dilakukan mencakup pasar murah, pemantauan harga dan stok bahan pokok, pengelolaan pasar, pembinaan pengelola sarana distribusi, serta kegiatan di bidang perindustrian. Program tersebut memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga harga barang tetap stabil, meningkatkan kemampuan beli masyarakat, serta memperkuat pelayanan yang diberikan kepada publik. Namun, masih ada masalah di sektor pasar, yaitu penurunan pendapatan asli daerah sekitar Rp1,1 miliar. Hal ini disebabkan oleh perubahan target anggaran, batasan potensi pasar, serta faktor luar seperti kondisi alam dan perpindahan kegiatan para pedagang. Oleh karena itu, diperlukan pengevaluasian dan pengembangan cara pengelolaan, termasuk penggunaan sistem elektronik agar dapat meningkatkan pendapatan daerah secara maksimal.
ANALYSIS OF LOCAL TAX GOVERNANCE IN INCREASING LOCALLY GENERATED REVENUE AND FISCAL INDEPENDENCE IN JEMBER REGENCY Annisa Hangesti Prihaningrum; Norma Ellya Roziana; Izza Mutia Aqila; Keisya Reydi Natasya S.; Narizky Nur Fakhri M.; Rafael Benino Ampangallo B.; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/japk.v6i1.30094

Abstract

Local fiscal independence represents the ability of local governments to independently finance development and public services by optimizing Local Own-Source Revenue (Pendapatan Asli Daerah or PAD). This study aims to analyze the level of fiscal independence of Jember Regency in 2025 based on the contribution of local taxes to PAD. The research employs a qualitative approach with a descriptive research design. The data used consists of secondary data obtained from regional budget execution reports (APBD), PAD data, government publications, journals, books, and relevant online media. Data analysis was conducted qualitatively and descriptively using the fiscal independence ratio, which is calculated by dividing PAD by total regional revenue and then multiplying by 100 percent. The result of this ratio calculation is then interpreted into levels of fiscal independence, ranging from very low to high or independent. The results of the study show that Jember Regency has experienced a significant increase in PAD in recent years. Local taxes have become the main component contributing to this increase, primarily through the Street Lighting Tax, Motor Vehicle Tax, and other tax sectors. Based on the analysis of the fiscal independence ratio, Jember Regency falls into the medium or participatory category. This indicates that the local government has developed a reasonably good capacity to finance its regional needs independently, although some dependence on transfer funds from the central government remains. This condition encourages the local government to continuously optimize local tax revenues through the digitalization of tax services, improving taxpayer compliance, as well as strengthening the supervision and management of regional finances. Consequently, the increase in PAD is expected to strengthen the fiscal independence of Jember Regency sustainably in the future.