Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Stakeholder dalam Penyelesaian Konflik Lahan Parkir di Palembang Square Ahmad Yusuf Pratama; Laura Fransiska L.Tobing; Zenzu Joni Ar; Maretha Lekahena; M.Bagas Pratama Putra; M. Rifqi Fahjri; Ricky safriyanto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6663

Abstract

Perbedaan kepentingan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan tempat parkir seringkali memicu konflik, terutama di daerah perkotaan dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran pemangku kepentingan dalam menyelesaikan konflik pengelolaan parkir di Lapangan Palembang, Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan melalui tinjauan pustaka dengan meneliti berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan teori pemangku kepentingan, manajemen konflik, dan tata kelola parkir. Analisis pemangku kepentingan dilakukan dengan menggunakan empat karakteristik utama: kekuasaan, urgensi, legitimasi, dan kedekatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola parkir memainkan peran paling dominan karena mereka memiliki tingkat kekuasaan, legitimasi, dan urgensi yang tinggi dalam pengambilan keputusan dan pengendalian operasional parkir. Selain itu, petugas parkir, organisasi masyarakat, pengguna parkir, pedagang, petugas keamanan, dan warga setempat memiliki berbagai tingkat pengaruh terhadap dinamika konflik. Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Dinas Ketertiban Umum bertindak sebagai pengawas dan pengatur dalam menjaga ketertiban dalam praktik pengelolaan parkir. Oleh karena itu, penyelesaian konflik membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antar pemangku kepentingan agar pengelolaan parkir dapat beroperasi secara lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan.
Peran Satu Amal Indonesia dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pendidikan Non Formal Cerita Kolong Langit di Kota Palembang Nada Nisrina Nazhifah; Anggra Para Diva; M.Bagas Pratama Putra; Rigina Aliza; Tasya Astridianisa; Izzaty Nagita Putri; Dwi Haryanti; Retno Pengesti; Rudy Kurniawan; Muhammad Rifai; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Satu Amal Indonesia dalam penguatan masyarakat melalui program pendidikan nonformal Cerita Kolong Langit yang berlangsung di Kota Palembang. Program Cerita Kolong Langit muncul sebagai sebuah wadah pembelajaran alternatif yang tidak hanya menyajikan pendidikan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter serta sosial kepada anak-anak. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan wawancara mendalam bersama pihak dari organisasi Satu Amal Indonesia, yaitu Kepala Bidang Riset dan Data sebagai sumber informasi utama. Hasil studi menunjukkan bahwa program Kolong Langit berperan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menyediakan kesempatan belajar untuk anak- anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak dalam meningkatkan kemampuan akademis, tetapi juga menanamkan prinsip-prinsip moral serta karakter yang baik.Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi sukarelawan, kontribusi dari para donatur, dan penerimaan baik dari masyarakat serta semangat tinggi anak-anak. Meski demikian, program ini juga menemui berbagai tantangan, seperti jumlah sukarelawan yang terbatas, waktu yang dimiliki peserta yang tidak mencukupi, serta kurangnya dukungan dari pihak pemerintah.