Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran media pembelajaran interaktif kartu domino pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa; (2) implementasi media pembelajaran interaktif kartu domino pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa; dan (3) peningkatan aspek-aspek kecerdasan sosial emosional siswa setelah penggunaan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru IPS, kepala sekolah, serta siswa kelas IX.4 dan IX.5 SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa . Untuk pengumpulan data, wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan. Setelah itu, data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal berikut: (1) gambaran media pembelajaran interaktif kartu domino. Terlihat dari beberapa indikator, yaitu: (a) dirancang secara menarik dan sistematis dengan memuat soal dan jawaban yang saling berhubungan serta dapat digunakan tanpa bantuan teknologi modern; (b) aktivitas permainan kartu domino mampu menumbuhkan kerja sama antarsiswa; dan (c) penggunaan media ini meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran. (2) Implementasi media pembelajaran interaktif kartu domino ditunjukkan melalui: (a) media perencanaan dan penyusunan yang meliputi kartu soal–jawaban sesuai dengan kemampuan siswa serta desain visual yang menarik; (b) pemilihan materi IPS yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa dan disajikan dengan bahasa yang sederhana; serta (c) penyusunan soal dan jawaban secara berpasangan yang mampu mendorong siswa untuk berpikir aktif, berdiskusi, dan berinteraksi. (3) Penggunaan media pembelajaran interaktif kartu domino terbukti mampu meningkatkan aspek-aspek kecerdasan sosial emosional siswa, yang meliputi: (a) kesadaran diri, (b) pengaturan diri, (c) motivasi, (d) empati, dan (e) keterampilan sosial. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif kartu domino efektif digunakan dalam Mata Pelajaran IPS, karena tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep siswa, tetapi juga mengembangkan aspek Kecerdasan Sosial Emosional Siswa secara signifikan.