p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Ghaisan Adimaulana Latif
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tata Kelola Pengawasan Belanja Sosial Dalam Upaya Akselerasi SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) Di Kota Surabaya Muhammad Bimo Anggoro Bramantya; Ghaisan Adimaulana Latif; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pengawasan belanja sosial dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Surabaya. Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola pemerintahan. Dalam konteks ini, belanja sosial menjadi instrumen penting dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada tujuan pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen. Data diperoleh dari laporan pemerintah, publikasi Badan Pusat Statistik, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja sosial di Kota Surabaya telah diimplementasikan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, bantuan pangan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, efektivitasnya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan data penerima bantuan, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta potensi ketidaktepatan sasaran. Penguatan sistem pengawasan yang berbasis transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas belanja sosial. Hal ini diharapkan mampu mendukung upaya penanggulangan kemiskinan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Analisis Efektivitas Pelayanan Publik Dalam Menudukung SDG 11 Di Kabupaten Sidoarjo Muhammad Bimo Anggoro Bramantya; Ghaisan Adimaulana Latif; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan publik dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals 11 (SDGs 11) di Kabupaten Sidoarjo. Pelayanan publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup Masyarakat serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala yang mempengaruhi efektivitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, serta laporan terkait pelayanan publik, khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo mengalami perkembangan yang cukup baik, terutama melalui inovasi layanan berbasis digital dan sistem pelayanan terpadu yang mampu meningkatkan kemudahan akses dan transparansi. Namun demikian, efektivitas pelayanan belum optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kendala teknis, serta belum meratanya kualitas pelayanan. Selain itu, indikator kecepatan pelayanan dan tingkat kepuasan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, diperlukan upaya perbaikan yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pelayanan berbasis teknologi, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta mendukung pencapaian SDGs 11 di Kabupaten Sidoarjo.perkembangan yang cukup baik, terutama melalui inovasi layanan berbasis digital dan sistem pelayanan terpadu yang mampu meningkatkan kemudahan akses dan transparansi. Namun demikian, efektivitas pelayanan belum optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kendala teknis, serta belum meratanya kualitas pelayanan. Selain itu, indikator kecepatan pelayanan dan tingkat kepuasan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, diperlukan upaya perbaikan yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pelayanan berbasis teknologi, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta
Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Sebagai Upaya Mewujudkan SDGs 3 Di Kota Surabaya Ghaisan Adimaulana Latif; Muhammad Bimo Anggoro Bramantya; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18026

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Penanganan stunting menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanganan stunting di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengkajian jurnal, artikel ilmiah, dokumen pemerintah, dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah melaksanakan berbagai program, seperti penguatan layanan posyandu, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, serta pendampingan ibu hamil dan balita. Program tersebut berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Surabaya dari 28,9% pada tahun 2021 menjadi 1,6% pada tahun 2023. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan pemerintah, fasilitas kesehatan, dan partisipasi masyarakat. Namun, masih terdapat hambatan berupa kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kondisi sosial ekonomi keluarga.