Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Masyarakat Di Kota Kupang Rila Adu; Ari Data; Alfridus Mau Manek
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6831

Abstract

Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi permasalahan sosial-ekonomi yang bersifat struktural di Kota Kupang. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya ketersediaan lapangan kerja formal, rendahnya keterampilan tenaga kerja, serta ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pengangguran dan kemiskinan, menganalisis faktor-faktor penyebab, serta mengevaluasi strategi penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Kupang, Dinas Sosial Kota Kupang, serta masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif terkait fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Kota Kupang cenderung mengalami penurunan pada periode 2017–2024. Namun demikian, permasalahan utama masih terletak pada ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja (mismatch), rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta keterbatasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan tersebut difokuskan pada pelatihan berbasis kompetensi, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan sektor pariwisata sebagai sektor strategis penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan vokasional sangat diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan serta menekan angka kemiskinan di Kota Kupang.