Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Fluktuasi Harga, Biaya Produksi dan Akses Pasar Terhadap Pendapatan Petani Cengkeh di Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo Alfridus Mau Manek; Pedro Gonzales Rae; Hermanus Haba
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v5i2.7828

Abstract

access on farmers' income in Boawae District, Nagekeo Regency. The purpose of this study was to determine the influence of price fluctuations, production costs and market access on farmers' income in Boawae District, Nagekeo Regency. The data used are primary data collected through interviews with clove farmers and observations and questionnaire results. Based on the results of Multiple Linear Regression Analysis, it can be seen that the t-test results for the price fluctuation variable have t count = 2.554> t table = 1.996564 and a sig. value of 0.013 <0.05, meaning that the price fluctuation variable has a positive and significant effect on the income of clove farmers in Boawae District. While the production cost variable has t count = 2.262> 1.996564 and a sig. value of 0.027 <0.05, meaning that the production cost variable has a positive and significant effect on the income of clove farmers. Furthermore, the market access variable has a calculated t-value of -2.360 > t-table = 1.996564 and a sig. value of 0.021 < 0.05. This means that market access has a significant effect on income, but in a negative direction. This means that when market access increases, farmer income decreases. Based on the F-test results, the calculated F-value is 6.888 > f-table = 2.744 and a sig. value of 0.000 < 0.05, indicating that price fluctuations, production costs, and market access simultaneously influence the income of clove farmers in Boawae District, Nagekeo Regency.
Analisis Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Masyarakat Di Kota Kupang Rila Adu; Ari Data; Alfridus Mau Manek
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6831

Abstract

Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi permasalahan sosial-ekonomi yang bersifat struktural di Kota Kupang. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya ketersediaan lapangan kerja formal, rendahnya keterampilan tenaga kerja, serta ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pengangguran dan kemiskinan, menganalisis faktor-faktor penyebab, serta mengevaluasi strategi penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Kupang, Dinas Sosial Kota Kupang, serta masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif terkait fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Kota Kupang cenderung mengalami penurunan pada periode 2017–2024. Namun demikian, permasalahan utama masih terletak pada ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja (mismatch), rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta keterbatasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan tersebut difokuskan pada pelatihan berbasis kompetensi, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan sektor pariwisata sebagai sektor strategis penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan vokasional sangat diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan serta menekan angka kemiskinan di Kota Kupang.
Pengaruh Inflasi Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa : Studi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Di Universitas Nusa Cendana : Penelitian Yurlanda N Foenale; Yun Afni Al Baqyah; Fajar Alamsyah; Alfridus Mau Manek
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di Universitas Nusa Cendana. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,722 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6% variasi pengelolaan keuangan mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel inflasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan inflasi mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif dalam mengelola keuangan, seperti mengurangi konsumsi, memilih alternatif yang lebih ekonomis, serta memprioritaskan kebutuhan utama. Dengan demikian, inflasi tidak hanya berdampak pada daya beli, tetapi juga membentuk perilaku keuangan mahasiswa menjadi lebih disiplin dan terencana.
Pelatihan Pengembangan Soal-Soal HOTS dalam Rangka Peningkatan Hasil ANBK di SMP Negeri Kletek Kecamatan Malaka Tengah Ari Data; Markus U K Yewang; Yeheskiel Nggandung; Jacob Abolladaka; Erika Br. Simanungkalit; Andri Paulus Loe; Agustina Butar-Butar; Alfridus Mau Manek
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i2.11268

Abstract

This community service program aims to enhance teachers’ competence in developing Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based assessment items to support improved performance in the Computer-Based National Assessment (ANBK) at SMP Negeri Kletek. The main problem faced by the partner school is the limited understanding of teachers in designing assessment instruments that measure higher-order thinking skills, as well as insufficient ability to develop literacy- and numeracy-oriented questions aligned with ANBK characteristics. This condition has resulted in suboptimal learning evaluation quality and limited student readiness for national assessment. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, emphasizing the active involvement of participants throughout all stages. The implementation included the planning stage through needs assessment and problem identification, the action stage through training and mentoring in HOTS-based item development, the observation stage through evaluation of participants’ work, and the reflection stage to identify achievements and challenges. Data were collected using pre-test and post-test, observation, and reflective discussions. The results indicate an improvement in teachers’ understanding and skills in developing HOTS-based items, as reflected in higher post-test scores. Teachers were able to design competency-based blueprints, contextual stimuli, and analytical, evaluative, and creative questions. This program effectively strengthens teachers’ professional competence and school readiness for ANBK.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MEMODERASI PENGARUH DOOM SPENDING, DOOM SCROLING DAN FEAR OF MISSING OUT TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN GENERASI Z DI KOTA KUPANG Retno Hernawati; Alfridus Mau Manek; Tirtania Sasea
Among Makarti Vol 18 No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.827

Abstract

Abstract : This study aims to analyze (1) the influence of Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear of Missing Out on the financial management behavior of Generation Z in Kupang City and (2) the role of digital literacy in moderating the relationship between Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear Of Missing Out with the financial management behavior of this generation. The sampling technique used was purposive sampling, with a total of 398 respondents. Data analysis was carried out using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results of the study show that Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear Of Missing Out have an influence on the financial management behavior of Generation Z in Kupang City. In addition, digital literacy has been shown to moderate the relationship between Doom Scrolling and Fear Of Missing Out and financial management behavior, but it does not act as a moderator in the relationship between Doom Spending and financial management behavior of Generation ZAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear of Missing Out terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Kupang serta (2) peran literasi digital dalam memoderasi hubungan antara Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear Of Missing Out dengan perilaku pengelolaan keuangan generasi tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 398 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear Of Missing Out memiliki pengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Kupang. Selain itu, literasi digital terbukti mampu memoderasi hubungan antara Doom Scrolling dan Fear Of Missing Out dengan perilaku pengelolaan keuangan, namun tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara Doom Spending dan perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z
Peran Literasi Artificial Intelligence dalam Memediasi Pengaruh Kompetensi Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Alfridus Mau Manek; Retno Hernawati; Markus U.K. Yewang
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2026): Oktober 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i4.7559

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) in higher education is not always accompanied by an improvement in students’ critical thinking skills and may even lead to cognitive dependency if not supported by adequate literacy. This study aims to analyze the role of Artificial Intelligence (AI) literacy in mediating the effect of AI competence on students’ critical thinking skills in East Nusa Tenggara. This research employs a quantitative approach with an explanatory design. The sample consists of 200 students selected using incidental sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS). The results indicate that AI competence has a positive and significant effect on both critical thinking skills and AI literacy. AI literacy also has a positive and significant effect on critical thinking skills. Furthermore, AI literacy significantly mediates the relationship between AI competence and critical thinking skills, indicating partial mediation in the research model. These findings suggest that mastery of AI does not automatically enhance critical thinking skills without adequate AI literacy. Therefore, the implications of this study highlight the importance of integrating AI competence and literacy into higher education curricula through learning approaches that emphasize analytical, reflective, and ethical dimensions to optimize the development of students’ critical thinking skills in the era of digital transformation.