Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Minat dan Bakat Siswa Kelas XI SMKN 2 Kota Blitar Menggunakan Metode Angket dan Wawancara Guru BK Merista Ayu Az-zahra; Nada Aulia Nur'aini; Najwa Salsabila Putri Purwagita; Surayanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan bakat siswa kelas XI SMKN 2 Kota Blitar melalui metode angket dan wawancara guru BK. Masa remaja merupakan fase penting dalam mengenali potensi diri, khususnya pada pendidikan kejuruan yang berkaitan erat dengan perencanaan karier dan kesiapan masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan memadukan data kuantitatif dari angket dan data kualitatif dari wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 99 siswa kelas XI dan seorang guru Bimbingan Konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat dan bakat siswa sangat beragam dengan bidang seni menjadi kategori yang paling dominan. Proses pengenalan minat dan bakat berlangsung berbeda pada setiap siswa, mulai sejak masa kecil hingga jenjang SMK. Dukungan keluarga menjadi faktor paling besar dalam perkembangan potensi siswa, sedangkan sekolah juga berperan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan layanan bimbingan konseling. Namun demikian, masih terdapat siswa yang merasa ragu terhadap jurusan yang dipilih serta belum mampu menghubungkan minat dan bakat dengan perencanaan karier masa depan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru BK, dan keluarga untuk mendukung pengembangan potensi siswa secara lebih maksimal.
ANALISIS PERAN ORANGTUA DALAM PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Mahmada Assyifa; Muhammad Yahya Maulida Fahmi; Nabilah Khoirrun Nisak; Nadia Dwi Insani; Najwa Salsabila Putri Purwagita; Surayanah Surayanah
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10793

Abstract

Emotional development in children is a crucial aspect that determines their future social intelligence and psychological well-being. Nevertheless, emotional regulation issues in children are still frequently encountered due to a lack of parenting synergy between the family and school environments. This study aims to analyze the roles and forms of collaboration between teachers and parents in supporting children's emotional development. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. The research stages include data collection through participatory observation at school, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation study, which are then analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that parents play a foundational role in laying the groundwork for a sense of security, providing affection, and acting as the primary role models for emotional regulation at home. Meanwhile, teachers act as facilitators who manage and train children's socio-emotional skills within the context of structured group dynamics at school. The main conclusion of this study is that children's emotional development will reach an optimal level when there is consistent two-way communication and alignment of guidance strategies between the school and the family. ABSTRAK Perkembangan emosi pada anak merupakan aspek krusial yang menentukan kecerdasan sosial dan kesejahteraan psikologis mereka di masa depan. Meskipun demikian, masih sering ditemukan masalah regulasi emosi pada anak akibat kurangnya sinergi pola asuh antara lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan emosi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi partisipatif di sekolah, wawancara mendalam terhadap guru dan orang tua murid, serta studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memegang peran fondasional sebagai peletak dasar rasa aman, pemberi afeksi, dan teladan utama regulasi emosi di rumah. Sementara itu, guru berperan sebagai fasilitator yang mengelola dan melatih keterampilan sosial-emosional anak dalam konteks dinamika kelompok yang terstruktur di sekolah. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan emosi anak akan mencapai tingkat optimal ketika terdapat komunikasi dua arah yang konsisten serta keselarasan strategi pendampingan antara pihak sekolah dan keluarga.