Dhiyaa Riznieqia Chahya
INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Akun Instagram @dprd.kotabogor Sebagai Sarana Informasi Publik Oleh Humas DPRD Kota Bogor Dhiyaa Riznieqia Chahya; Hudi Santoso
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17729

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses dan strategi pengelolaan akun Instagram @dprd.kotabogor sebagai sarana informasi publik oleh Humas DPRD Kota Bogor serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa partisipasi aktif, observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur yang dilaksanakan di Sekretariat DPRD Kota Bogor selama periode Januari hingga Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan akun Instagram dilakukan secara terpusat oleh Divisi Hubungan Masyarakat dan Protokol melalui tahapan terstruktur meliputi perencanaan konten, produksi materi, verifikasi informasi, publikasi, dan evaluasi berbasis Instagram Insight. Data insight menunjukkan 307.138 tayangan dengan 57,4% audiens berasal dari non-pengikut, mengindikasikan potensi jangkauan yang luas. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, padatnya agenda kegiatan, dan perubahan algoritma platform. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas akun Instagram DPRD Kota Bogor bersifat tidak merata: relatif kuat pada dimensi jangkauan (reach effectiveness), terbatas pada dimensi keterlibatan aktif (interaction effectiveness), dan belum optimal pada dimensi transparansi substantif (substantive transparency). Kondisi ini bersumber dari structural bias toward documentation kecenderungan sistemik mendokumentasikan kegiatan ketimbang menjelaskan substansi dan dampak kebijakan yang dipengaruhi oleh sensitivitas politik kelembagaan, keterbatasan kapasitas tim, dan karakter birokrasi legislatif. Pengembangan diperlukan pada aspek konten edukatif-deliberatif, interaksi dua arah, dan kerangka evaluasi berbasis pemahaman publik.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Dhiyaa Riznieqia Chahya; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.