Saepul Malik
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan Dalam Kemajuan Dan Kemunduran Peradaban: Perspektif Ibnu Khaldun Faiqotus Nabila; Samsimah; Saepul Malik; Siti Mahmudah Noorhayati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18230

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kemajuan dan mencegah kemunduran peradaban. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji peran pendidikan dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep pendidikan serta perannya dalam dinamika peradaban, baik sebagai faktor kemajuan maupun kemunduran. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap Muqaddimah dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berperan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong perkembangan ilmu pengetahuan. Sebaliknya, lemahnya pendidikan dapat menyebabkan stagnasi intelektual dan kemunduran peradaban. Konsep pendidikan Ibnu Khaldun yang menekankan pembelajaran bertahap, pendekatan humanis, dan integrasi ilmu serta akhlak terbukti relevan dengan pendidikan kontemporer. Dengan demikian, pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun peradaban yang maju, berkelanjutan, dan beradab.
Analysis of Maternal Figure Resilience in Islamic Literature onChildren’s Character Formation Through Spiritual Parenting Faiqotus Nabila; Samsimah; Saepul Malik; Benny Prasetiya
Al-Hikmah: International Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : PT. Education Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/6x04e724

Abstract

Social transformation in the modern era, driven by rapid digital technological development, individualistic lifestyles, and weakened emotional interaction within families, has contributed to various moral and psychological problems among children.In this context, the family, especially the mother, plays a central role in shaping children’s character through the internalisation of spiritual and moral values. This study aims to analyse the concept of maternal resilience in Islamic literature, examine the principles of spiritual parenting, and identify their relevance to children’s character formation in contemporary society. The research employs a qualitative approach using library research and a contextual hermeneutic method to interpret values derived from the Qur’an, hadith, and Islamic educational literature. Data analysis was conducted through data reduction, thematic categorisation, hermeneutic interpretation, and conceptual synthesis. The findings reveal that maternal resilience in Islam is understood not only as the ability to cope with life’s challenges but also as spiritual endurance rooted in the values of ṣabr (patience), tawakal (trust in God), gratitude, compassion, and sincerity. These values form the foundation of spiritual parenting, enabling the development of religious, adaptive, empathetic, and morally virtuous children amidst the challenges of modernity.