Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENURUNAN STUNTING MELALUI PEMBERIAN MAKANANTAMBAHAN: STRATEGI PENCEGAHAN DAN PERAWATANNUTRISI BALITA DI DESA WAY NGISON KECAMATAN BATUKETULIS KABUPATEN LAMPUNG BARAT Gatot Bintoro Putra Aji
Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/marsialapari.v3i1.662

Abstract

Stunting is a condition of growth failure in childrenunder five caused by chronic malnutrition, resulting in childrenhaving a height that is not appropriate for their age. Thiscommunity service activity aimed to increase public awarenessregarding stunting prevention through the provision ofsupplementary feeding programs and Vitamin A in Way NgisonVillage. This study used a descriptive approach with qualitativeand quantitative methods. Data were collected through interviewsand documentation, then analyzed descriptively to drawconclusions. The results showed that the reduction in stuntingcases in Way Ngison Village reached 50%; however, the outcomewas not yet optimal because the reduction target throughsupplementary feeding and Vitamin A programs should havereached 80%. This condition was influenced by the lack ofawareness and support from parents regarding stuntingprevention efforts. Through this program, students conductedsocialization activities on the importance of early stuntingprevention through supplementary feeding and Vitamin Aadministration for toddlers. Due to the limited duration of thecommunity service program, data regarding changes in stuntingprevalence after Vitamin A administration were not yet available.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN TANAMAN HIDROPONIK MEMBENTUK WIRAUSAHA BARU DI DESA BUMISARI KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Gatot Bintoro Putra Aji
Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/marsialapari.v3i1.663

Abstract

Hydroponic vegetable cultivation for the community of Bumisari Village aims to produce safe and economically valuable household-scale vegetables. This community service activity was conducted in Bumisari Village, Natar District, South Lampung Regency from July to August 2025. The program aimed to improve community knowledge, skills, and awareness regarding hydroponic cultivation, apply simple planting techniques, and encourage entrepreneurial development among residents. The vegetables cultivated included mustard greens and kale using a floating hydroponic system with styrofoam media. The implementation methods consisted of technical guidance, socialization, workshops, and direct practice related to cultivation techniques, preparation of plant nutrients, and monitoring plant growth. The results showed that the residents of Bumisari Village already had basic farming experience, while this activity further improved their skills in preparing hydroponic planting media and utilizing land and time productively. In addition, the program increased public knowledge about hydroponic systems and created opportunities for the establishment of new business groups based on hydroponic vegetable cultivation.  
Paradigma Investasi dalam Ekonomi Syariah: Landasan Teoritis dan Relevansinya terhadap Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Gatot Bintoro Putra Aji
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/v4x5zh51

Abstract

Investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam perspektif ekonomi syariah, aktivitas investasi tidak hanya berorientasi pada perolehan keuntungan (profit), tetapi juga harus sejalan dengan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, tanggung jawab sosial, serta larangan terhadap praktik riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma investasi dalam ekonomi syariah dengan menelaah landasan teoretis, prinsip-prinsip normatif, karakteristik, serta relevansinya terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur ilmiah, buku, artikel jurnal, dan regulasi terkait investasi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi syariah memiliki karakteristik yang berbeda dengan investasi konvensional, terutama dalam aspek kepatuhan terhadap prinsip syariah, mekanisme bagi hasil, pengelolaan risiko yang lebih berkeadilan, serta orientasi pada kemaslahatan masyarakat. Selain berfungsi sebagai instrumen pengembangan modal, investasi syariah juga berkontribusi dalam menciptakan stabilitas ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan pembangunan yang berkelanjutan melalui penguatan sektor riil dan kegiatan ekonomi yang produktif. Paradigma investasi syariah memiliki relevansi yang kuat sebagai alternatif sistem investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai etika, keadilan sosial, dan keberlanjutan pembangunan.
Hubungan Ekonomi dan Hukum dalam Perspektif Syariah Gatot Bintoro Putra Aji
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 4 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/cnwzpm27

Abstract

Artikel ini mengkaji hubungan antara ekonomi dan hukum dalam perspektif syariah dengan menelaah dimensi konseptual serta kontribusi regulasi yang berkembang di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan metode studi kepustakaan melalui analisis terhadap berbagai sumber hukum, literatur akademik, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi dan hukum merupakan dua instrumen yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Hukum berperan dalam menciptakan kepastian, keadilan, dan ketertiban dalam aktivitas ekonomi, sedangkan ekonomi menjadi objek pengaturan hukum guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif Islam, syariah menjadi titik temu yang mengintegrasikan kedua aspek tersebut melalui prinsip-prinsip tauhid, keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan. Perkembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia ditandai oleh lahirnya berbagai regulasi strategis, seperti Undang-Undang Perbankan Syariah, penguatan peran pengawasan sektor jasa keuangan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta penyusunan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) sebagai pedoman penyelesaian sengketa dan praktik ekonomi syariah. Kajian ini menegaskan bahwa sinergi antara hukum positif dan prinsip-prinsip syariah merupakan fondasi penting dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern tanpa mengabaikan nilai-nilai Islam.