Hardi Fridessoni
Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN LIMBAH PRODUKSI MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM MENCEGAH PENCEMARAN LINGKUNGAN Hardi Fridessoni; Yenny Martha Diana Nugraha; Zulkarnaini
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i3.1673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan limbah produksi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Program MBG sebagai kebijakan nasional yang berorientasi pada peningkatan status gizi masyarakat memiliki implikasi lingkungan yang signifikan, terutama terkait peningkatan volume limbah organik dan anorganik dari aktivitas produksi makanan skala besar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 12 sumber literatur relevan periode 2020–2026 yang membahas pengelolaan limbah pangan, program makan sekolah, dan strategi keberlanjutan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah produksi MBG didominasi oleh limbah organik seperti sisa makanan dan bahan baku, serta limbah anorganik seperti plastik kemasan dan wadah sekali pakai. Strategi pengelolaan yang efektif meliputi penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), pemilahan limbah sejak sumber, pengolahan limbah organik melalui komposting, penggunaan kemasan ramah lingkungan, serta penguatan edukasi dan regulasi. Selain itu, keberhasilan implementasi strategi sangat dipengaruhi oleh integrasi kebijakan lintas sektor, pengawasan yang sistematis, serta perubahan perilaku pemangku kepentingan. Dengan demikian, pengelolaan limbah produksi yang berkelanjutan menjadi komponen krusial dalam memastikan bahwa Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan.