Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan limbah produksi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Program MBG sebagai kebijakan nasional yang berorientasi pada peningkatan status gizi masyarakat memiliki implikasi lingkungan yang signifikan, terutama terkait peningkatan volume limbah organik dan anorganik dari aktivitas produksi makanan skala besar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 12 sumber literatur relevan periode 2020–2026 yang membahas pengelolaan limbah pangan, program makan sekolah, dan strategi keberlanjutan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah produksi MBG didominasi oleh limbah organik seperti sisa makanan dan bahan baku, serta limbah anorganik seperti plastik kemasan dan wadah sekali pakai. Strategi pengelolaan yang efektif meliputi penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), pemilahan limbah sejak sumber, pengolahan limbah organik melalui komposting, penggunaan kemasan ramah lingkungan, serta penguatan edukasi dan regulasi. Selain itu, keberhasilan implementasi strategi sangat dipengaruhi oleh integrasi kebijakan lintas sektor, pengawasan yang sistematis, serta perubahan perilaku pemangku kepentingan. Dengan demikian, pengelolaan limbah produksi yang berkelanjutan menjadi komponen krusial dalam memastikan bahwa Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026