Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGENALAN GERAK PEMANASAN ANIMAL MOVEMENT PADA MAHASISWA PENCAK SILAT FIKK UNM Sudirman; Nurliani; Hasbi Asyhari; Muhammad Kamal; Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6672

Abstract

Pemanasan merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas olahraga karena berperan dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental atlet sebelum melakukan latihan atau pertandingan. Salah satu metode pemanasan yang berkembang dalam ilmu keolahragaan adalah animal movement, yaitu latihan yang mengadaptasi pola gerak hewan untuk meningkatkan mobilitas, koordinasi, keseimbangan, stabilitas, dan kesadaran tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan gerak pemanasan animal movement kepada mahasiswa pencak silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai alternatif model pemanasan yang inovatif dan fungsional. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan manfaat animal movement, dilanjutkan dengan demonstrasi berbagai gerakan dasar seperti bear crawl, crab walk, gorilla walk, ape reach, dan beast position, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan animal movement. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi serta memberikan respons positif terhadap penerapan metode pemanasan tersebut dalam latihan pencak silat. Selain meningkatkan kesiapan fisik, animal movement dinilai mampu mengembangkan koordinasi gerak, keseimbangan, mobilitas, dan kesadaran tubuh yang relevan dengan kebutuhan olahraga pencak silat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada mahasiswa mengenai pemanasan berbasis gerak fungsional yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses latihan.
PENGENALAN GERAK DASAR CABANG OLAHRAGA RENANG PADA SISWA SD INPRES LAMBENGI KABUPATEN GOWA Sudirman Burhanuddin; Ahmad Adil; Silatul Rahmi; Ramli; Nurliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6673

Abstract

Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan motorik, serta keselamatan diri. Kemampuan berenang perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode yang tepat untuk mengembangkan keterampilan gerak dasar anak. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam olahraga renang. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, minimnya kesempatan belajar renang, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berenang bagi kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengalaman belajar, dan keterampilan dasar renang kepada siswa SD Inpres Lambengi Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan olahraga renang, manfaat renang bagi kesehatan, keselamatan di air, teknik pernapasan, mengapung, meluncur, serta gerakan dasar kaki dan tangan. Peserta kegiatan adalah siswa SD Inpres Lambengi yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan mengenai olahraga renang dan mampu mempraktikkan beberapa gerak dasar renang dengan baik. Selain itu, terjadi peningkatan keberanian dan kepercayaan diri siswa ketika melakukan aktivitas di air. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam mendukung perkembangan keterampilan motorik dan kebugaran jasmani. Oleh karena itu, kegiatan pengenalan gerak dasar renang perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di sekolah dasar.
PENGARUH LATIHAN DIFFERENTIAL LEARNING TERHADAP VARIASI DAN AKURASI SERVIS TEKONG ATLET SEPAK TAKRAW PON SULAWESI SELATAN Ramli
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6708

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh latihan differential learning terhadap variasi dan akurasi servis tekong atlet sepak takraw PON Sulawesi Selatan. Differential learning merupakan pendekatan latihan yang menekankan variasi gerak dan keacakan dalam berlatih untuk mempercepat proses pembelajaran motorik. Penelitian dilakukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 20 atlet tekong yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen menerima latihan differential learning selama 16 pertemuan, sementara kelompok kontrol menggunakan metode latihan konvensional. Data dikumpulkan melalui tes akurasi servis menggunakan target kotak bernilai yang terstandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada variasi servis (p = 0,001) dan akurasi servis (p = 0,000) dibandingkan kelompok kontrol. Rerata skor akurasi servis kelompok eksperimen meningkat dari 42,30 menjadi 68,75, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 41,85 menjadi 51,20. Disimpulkan bahwa differential learning secara signifikan meningkatkan variasi dan akurasi servis tekong pada atlet sepak takraw PON Sulawesi Selatan.
Analisis Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Servis Permainan Sepak Takraw pada Siswa Kelas VIII SMP Ittihad Makassar Ramli
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4164

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterampilan teknik dasar servis sepak takraw pada siswa kelas VIII SMP Ittihad Makassar. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan dan pengukuran kinerja servis. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 47% siswa berada dalam kategori “Baik”, 23% dalam “Sangat Baik”, dan 30% dalam “Cukup”, dengan nilai rata-rata skor 75,7 dan standar deviasi 8,65. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan servis telah dikuasai sebagian besar siswa dengan baik, namun masih terdapat ruang untuk pengembangan.
Pengaruh Metode Latihan Interval Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas 100 Meter Pada Atlit PR Paotere Ahmad Rum Bismar; Hikmad Hakim; Ramli; Muh. Adnan Hudain; Wanda Agustina
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana pengaruh latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter (2) bagaimana pengaruh tanpa perlakuan latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter (3) apakah latihan interval 1:1 menurunkan waktu tempuh berenang gaya beabs 100 meter. Penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian eksperimental semu yang bertujuan untuk menguji secara langsung pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dengan desain pre-test and post-test control group. Pada penelitan ini jumlah populasi atlet renang PR Paotere sebanyak 50 orang, dan pengambilan sampel berjumlah 8 orang atlet laki-laki pada Kelompok Umur 3 (12-14 tahun).Berdasarkan hasil data maka : (1) berdasarkan hasil uji T sampel kelompok eksperimen dengan jumlah 4 atlet renang terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan interval terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter dengan nilai pretest 1.08.8700 postetst 1.06.8300 dengan nilai signifikansi sebesar 0,048 (2) tidak ada pengaruh kelompok kontrol terhadap kecepatan renang gaya bebas 100 meter atlet renang PR Paotere (3) latihan interval 1:1 menurunkan waktu tempuh berenang gaya bebas 100 meter sebesar 0,02.04000 atlet renang PR Paotere. Dapat disimpulkan bahwa metode latihan interval 1:1 dapat meningkatkan kecepatan renang 100 meter gaya bebas.
Coaching Clinic Peningkatan Bermain Futsal pada Mahasiswa STKIP YPUP Makassar Ramli; Suwardi; Imam Suyudi; Achmad Karim
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 3 (2026): In Progress September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66968/ktgq8285

Abstract

This community service activity aims to improve the futsal skills of STKIP YPUP Makassar students through a coaching clinic. The activity was motivated by preliminary observations conducted by the service team, which showed that most students were still at the fair-to-poor category in basic passing, control, dribbling, and shooting techniques, and that their tactical understanding and physical condition were not yet optimal for playing futsal effectively. The activity method included material presentation, demonstrations, basic technical training, tactical training, and hands-on practice involing 32 STKIP YPUP Studenst. Evaluation was carried out using a technical-skill observation sheet as well as a pre-test and post-test for each skill aspect.  The results of the activity showed an increase in students' basic futsal technique scores, covering passing, control, dribbling, and shooting, together with improved tactical understanding and teamwork (full data are presented in Table 1). Furthermore, the activity increased students' motivation and enthusiasm for participating in futsal activities. The coaching clinic is expected to be a sustainable effort to improve the quality of students' futsal skills and support the development of sports activities within STKIP YPUP Makassar.