Idrus latif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politik Kurikilum dalam Pendidikan Islam pada Masa Pendudukan Jepang: Upaya Jepang dalam Membentuk Loyalitas Melalui Intitusi Keagamaan Kasmidar; Ikhwal; Idrus latif
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini menganalisis Nipponisasi sebagai kerangka kebijakan pendidikan Islam di Indonesia selama pendudukan Jepang serta bagaimana institusi keagamaan dimobilisasi sebagai kanal untuk membentuk loyalitas terhadap rezim pendudukan. Menggunakan telaah kebijakan historis, tokoh kunci, dan dinamika kelembagaan, analisis menunjukkan Nipponisasi tidak sekadar mereformasi kurikulum, melainkan merombak hierarki organisasi, pelatihan guru, dan hubungan antara ulama serta organisasi Islam dengan kekuasaan pendudukan. Variasi regional menunjukkan loyalitas religius-politik dipengaruhi konstelasi lokal antara ulama, santri, dan pejabat, tanpa pola nasional tunggal. Transformasi kurikulum mencerminkan pergeseran dari pembentukan spiritual-moral ke orientasi duniawi jasadi di beberapa konteks, meski elemen ilmu dan ritus keagamaan tetap ada di beberapa daerah. Pelibatan ulama dan organisasi seperti Fujinkai, Majlis Islam Tinggi, serta jaringan ulama lokal membentuk legitimasi kebijakan dan meninggalkan bekas pada identitas keagamaan nasional pascamerdeka. Secara normatif, maqasid al-shari’ah dijadikan landasan etis untuk menilai keseimbangan hak edukasi, keadilan, dan kemaslahatan umum selama pendudukan serta sebagai kerangka evaluasi kebijakan masa kini. Secara praktis, temuan ini memberi panduan kepada pembuat kebijakan dan pendidik dalam menjaga otonomi lembaga keagamaan dalam kurikulum nasional sambil menghargai warisan pendudukan sebagai lensa analisis kebijakan pendidikan Islam masa kini. Penelitian ini berkontribusi pada historiografi pendidikan Islam Indonesia dengan menyoroti Nipponisasi sebagai jaringan kebijakan terpadu yang menghubungkan kurikulum, institusi, dan organisasi keagamaan sebagai instrumen loyalitas politik.
Dinamika Institusionalisasi Pendidikan Islam Masa Kesultanan Nusantara: Studi Komparatif Kerajaan Sumatera dan Jawa Alam, Yusril Syamsu; Idrus latif
An-nida: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/an-nida.v14i3.4281

Abstract

Artikel ini mengkaji institusionalisasi pendidikan Islam pada masa kesultanan di Nusantara dengan fokus pada studi komparatif antara kesultanan-kesultanan di Sumatera (Samudera Pasai dan Aceh Darussalam) dan kesultanan-kesultanan di Jawa (Demak dan Mataram Islam). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kepustakaan dengan pendekatan historis-komparatif; data dihimpun dari sumber primer dan sekunder kemudian dianalisis melalui kritik sumber dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesultanan di Sumatera mengembangkan model kelembagaan yang terstruktur dan berjenjang (meunasah, rangkang, dan dayah) yang menyatu erat dengan struktur pemerintahan serta jaringan keilmuan Timur Tengah, sedangkan kesultanan di Jawa mengandalkan model masjid-pesantren yang lebih cair dan organik, digerakkan oleh peran wali dan kiai serta berorientasi pada akulturasi budaya. Meskipun berbeda pola, kedua kawasan memiliki fondasi yang sama, yaitu sinergi antara sultan dan ulama dalam melembagakan keilmuan Islam. Temuan komparatif ini memberi pemahaman yang lebih utuh mengenai keragaman regional yang mendasari akar sejarah pendidikan Islam di Indonesia.