Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO ERGONOMIS GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PERTANIAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Erniyani Erniyani; Famelga Clea Putri; Muhsin. Z; Aqfi Nur Firdaus; Nur Fuadah
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38672

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak dialami pekerja pertanian, terutama di negara berkembang yang masih didominasi aktivitas kerja manual. Aktivitas seperti membungkuk, mengangkat beban, dan melakukan gerakan berulang dalam waktu lama meningkatkan risiko keluhan pada sistem muskuloskeletal. Meskipun penelitian mengenai MSDs pada petani telah banyak dilakukan, hasil penelitian masih tersebar dan menggunakan pendekatan yang beragam sehingga diperlukan sintesis yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prevalensi serta mengidentifikasi faktor risiko ergonomis gangguan muskuloskeletal pada pekerja pertanian melalui Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan menggunakan pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Berdasarkan proses seleksi, sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluhan MSDs paling banyak ditemukan pada punggung bawah dan ekstremitas bawah. Faktor risiko utama meliputi postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas repetitif, pengangkatan beban, durasi kerja, usia, kualitas tidur, serta faktor psikososial. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis terpadu yang mengintegrasikan faktor ergonomi, individu, dan psikososial sebagai dasar pengembangan intervensi ergonomi pada sektor pertanian.
Pemberdayaan Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa Melalui Hibah Dan Pelatihan Mesin Penggulung Benang Tenun Berbasis Teknologi Tepat Guna Famelga Clea Putri; Tri Wahyudi; Eka Priadi; Silvia Uslianti; Ratih Rahmahwati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.929

Abstract

Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa di Jalan Khatulistiwa, Gang Sambas Jaya, Pontianak Utara, merupakan destinasi budaya yang tumbuh dari kreativitas masyarakat dalam melestarikan seni tenun tradisional khas Sambas dan corak insang khas Pontianak. Sejak diresmikan pada akhir 2018, kawasan ini menunjukkan geliat ekonomi lokal berbasis kearifan lokal, dengan lebih dari 50 pengrajin dan 17 rumah yang memiliki alat tenun sendiri. Meski demikian, proses produksi tenun masih dilakukan secara manual, termasuk dalam penggulungan benang yang memerlukan waktu dan tenaga ekstra. Oleh karena itu, diperlukan intervensi teknologi tepat guna berupa mesin penggulung benang tenun tenun yang dapat meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas, dan kualitas hasil tenun. Hibah yang diberikan adalah mesin penggulungan benang dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses penggulungan benang, pengurangan beban kerja manual, dan percepatan waktu produksi kain tenun. Pengrajin memberikan keterangan bahwa produktivitas meningkat ±30% dibandingkan metode tradisional Tarau, sementara kualitas hasil gulungan benang menjadi lebih rapi dan konsisten. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan semangat dan motivasi perajin dalam melestarikan warisan budaya tenun, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui kapasitas produksi yang lebih besar.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Rekayasa Proses Bisnis dengan Pendekatan Metode Stuctural Equation Model Famelga Clea Putri; Erniyani Erniyani; Yan Herdianzah; Asih Ahistasari
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi June)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56882/jisem.v4i1.40

Abstract

BPR or business process reengineering is a process to achieve radical improvements in terms of time, quality, rewards, and of course costs by simultaneously redesigning processes, organizations, and information systems. In this study, IT/technology and HR factors (human resources) are used in re-engineering public facilities assisted by expert systems to create efficiency and effectiveness and increase value. The main factor used in this study is the management system, especially for making changes to the organizational structure, improving the administration system, and Relationship Management. The model suitability test in this report uses several criteria, including Chi-Square, GFI, AGFI, and RMSEA. Although the final model obtained a high Chi-square value (13.157) with a probability of zero, because several other criteria were met with an AGFI value above 0.9 and an RMSEA value below 0.08, the model is considered suitable. Based on the model output, it is known that not all antecedent variables have a significant influence on the consequent variables. Likewise, not all hypotheses are accepted. All antecedent variables cannot explain the consequent variables because the R2 value is less than 0.5.