Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UMKM CV XYZ MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING Fitra Fitra; Rafiq Ananda; Muhammad Iqbal; Muhammad Arif; Arfiansyah Putra
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38719

Abstract

Tata letak fasilitas berperan penting dalam efisiensi aliran proses dan produktivitas. CV XYZ masih memiliki tata letak yang kurang optimal yaitu sebesar 1.527,00 meter, sehingga menyebabkan jarak perpindahan panjang dan proses kurang efisien. Penelitian ini merancang ulang tata letak menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik melalui analisis From To Chart (FTC), Activity Relationship Chart (ARC), dan Activity Relationship Diagram (ARD). Hasilnya menunjukkan jarak perpindahan awal sebesar 1.527,00 meter, sementara metode grafik menghasilkan jarak  608,00 meter dan metode SLP menghasilkan jarak sebesar 604,20 meter. Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, metode SLP menghasilkan tata letak yang paling efektif, sehingga penelitian ini mampu meningkatkan keteraturan aliran proses produksi serta efisiensi operasional secara keseluruhan.
Analisis Penilaian Lokasi Pelabuhan Ekspor CPO di Kota Dumai Berdasarkan Keberlanjutan Sistem Rantai Pasok Muhammad Arif; Rudi Faisal; Amiroel Oemara Syarief
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 11 No 1 (2026): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v11i1.1588

Abstract

Pemilihan lokasi pelabuhan yang optimal secara signifikan mempengaruhi efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing rantai pasok Minyak Sawit Mentah (Crude Palm Oil). Sebagai salah satu pusat ekspor CPO Kota Dumai menghadapi tantangan kompleks terkait biaya logistik, keandalan operasional, keselamatan kerja, penerimaan sosial, dan risiko lingkungan. Penelitian ini bertujuan menetukan pemilihan lokasi pelabuhan ekspor CPO di kota Dumai dengan menerapkan fuzzy Delphi juga Proses Hierarki Analitik (AHP) yang dikombinasikan dengan kriteria berbasis keberlanjutan. Tiga dimensi utama dipertimbangkan dalam penelitian ini yaitu: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Perbandingan berpasangan digunakan untuk menentukan bobot lokal dan global, dan lokasi alternatif dievaluasi dan diurutkan sesuai dengan itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya logistik, kesehatan dan keselamatan kerja, serta risiko polusi merupakan sub-kriteria yang paling berpengaruh, dan perlindungan lingkungan dalam pengambilan keputusan lokasi pelabuhan. Di antara alternatif yang dievaluasi, Pelabuhan Pelindo meraih skor keseluruhan tertinggi sebesar 0,456, diikuti oleh Pelabuhan Lubuk Gaung dengan skor 0,342 dan Pelabuhan Pelintung dengan skor 0,202. Keunggulan Pelabuhan Pelindo terutama disebabkan oleh biaya logistik yang lebih rendah, keandalan layanan yang lebih tinggi, kinerja keselamatan yang lebih baik, dan fasilitas pengelolaan limbah yang lebih memadai. 
Sosialisasi dan Promosi Pemilihan Program Studi  di Kampus ITB Riau Pesisir untuk Pelajar di Kelurahana Tanjung Penyembal Kota Dumai Muhammad Arif; Rudi Faisal; Soni Fajar Mahmud; Elisa Hafrida
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d3ae2y52

Abstract

The low level of access and interest among secondary school students in pursuing higher education in the region remains a challenge to improving the quality of human resources. One of the main factors is a lack of information regarding study programme options, university admission routes, and scholarship opportunities. This community service activity aims to increase knowledge and foster interest among secondary school students in Tanjung Penyembal Sub-district to continue their studies at university, specifically at the Riau Pesisir Institute of Technology and Business in Dumai City. The methods employed were outreach and promotion of higher education through an educational-participatory approach, which included campus tours, presentations on study programmes, guidance on admission pathways to state universities, alumni sharing sessions, and the distribution of promotional materials. Evaluation was conducted using pre- and post-activity interest questionnaires, observation, and brief interviews. The results of the activity showed a significant increase in students’ understanding of the study programmes available at ITB Riau Pesisir, as well as scholarship opportunities. Furthermore, there was an increase in students’ interest in pursuing higher education after attending the outreach session. This activity also succeeded in building positive communication and partnerships between the university and partner schools in the area within the Tanjung Penyembal neighbourhood.