Muhammad Furqon
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LISTRIK ARUS SEARAH MENGGUNAKAN INSTRUMEN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST BERBASIS MULTIREPRESENTASI Reva Dwi Kiranti; Maison Maison; Muhammad Furqon
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi listrik arus searah menggunakan instrumen Four-Tier Diagnostic Test berbasis multirepresentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII di MAN 1 Muaro Jambi dan MAN 2 Kota Jambi, dengan sampel sebanyak 110 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes empat tingkat yang disajikan dalam tiga bentuk representasi, yaitu makroskopis, mikroskopis, dan simbolik. Data dianalisis dengan mengelompokkan jawaban siswa ke dalam kategori konsepsi, yaitu scientific conception, misconception, lack of knowledge, false positive, dan false negative, untuk kemudian dihitung persentasenya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi masih tergolong tinggi pada seluruh bentuk representasi, dengan persentase tertinggi pada representasi makroskopis sebesar 65%, diikuti mikroskopis 44% dan simbolik 35%. Miskonsepsi yang dominan berkaitan dengan distribusi arus pada rangkaian seri dan paralel, pengaruh resistor terhadap besar arus, serta pemaknaan persamaan matematis dalam rangkaian listrik. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa belum mampu mengintegrasikan pemahaman konsep secara konsisten pada berbagai representasi, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antarrepresentasi untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS MENGGUNAKAN INSTRUMEN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST BERBASIS MULTIREPRESENTASI Fadhil Raga Ananda; Maison Maison; Muhammad Furqon
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi momentum dan impuls menggunakan instrumen Four-Tier Diagnostic Test berbasis multirepresentasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 siswa kelas X SMA Negeri 3 Kota Jambi yang telah mempelajari materi momentum dan impuls. Instrumen penelitian berupa Four-Tier Diagnostic Test berbasis multirepresentasi yang terdiri atas empat tingkat respons, yaitu jawaban konsep, tingkat keyakinan terhadap jawaban, alasan pemilihan jawaban, dan tingkat keyakinan terhadap alasan. Data dianalisis dengan mengelompokkan respons siswa ke dalam lima kategori konsepsi, yaitu Scientific Conception (SC), Misconception (MSC), Lack of Knowledge (LK), False Positive (FP), dan False Negative (FN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada representasi makroskopik diperoleh persentase SC sebesar 39%, MSC 30%, LK 21%, FP 6%, dan FN 4%. Sementara itu, pada representasi simbolik diperoleh persentase SC sebesar 28%, MSC 25%, LK 30%, FP 9%, dan FN 8%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep melalui fenomena nyata dibandingkan representasi simbolik. Oleh karena itu, penggunaan Four-Tier Diagnostic Test berbasis multirepresentasi dapat mengidentifikasi miskonsepsi siswa secara lebih akurat dan komprehensif.