Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi listrik arus searah menggunakan instrumen Four-Tier Diagnostic Test berbasis multirepresentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII di MAN 1 Muaro Jambi dan MAN 2 Kota Jambi, dengan sampel sebanyak 110 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes empat tingkat yang disajikan dalam tiga bentuk representasi, yaitu makroskopis, mikroskopis, dan simbolik. Data dianalisis dengan mengelompokkan jawaban siswa ke dalam kategori konsepsi, yaitu scientific conception, misconception, lack of knowledge, false positive, dan false negative, untuk kemudian dihitung persentasenya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi masih tergolong tinggi pada seluruh bentuk representasi, dengan persentase tertinggi pada representasi makroskopis sebesar 65%, diikuti mikroskopis 44% dan simbolik 35%. Miskonsepsi yang dominan berkaitan dengan distribusi arus pada rangkaian seri dan paralel, pengaruh resistor terhadap besar arus, serta pemaknaan persamaan matematis dalam rangkaian listrik. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa belum mampu mengintegrasikan pemahaman konsep secara konsisten pada berbagai representasi, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antarrepresentasi untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa.
Copyrights © 2026