Berta Laili Khasanah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role of Fathers in Gender Recognition among Early Childhood: A Literature Review on Gender Bias Contexts Berta Laili Khasanah; Salma Aulia Khosibah; Afifah Rahmaningrum
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 7 No. 01 (2025)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of fathers in fostering gender recognition in early childhood within the context of gender bias. Using a Systematic Literature Review (SLR) with a PRISMA-based approach, four stages were conducted: identification, screening, eligibility, and inclusion. Articles were collected from Google Scholar, Science Direct, and Scispace using keywords related to fathering patterns, gender  introduction, and early childhood care. From 7,750 initial results, filtering by publication year  2022–2025, topic relevance, and inclusion criteria produced 10 core articles for analysis. The findings reveal that fathers’ roles have shifted from traditional breadwinners to multidimensional figures educators, protectors, co-parents, and role models. Active and empathetic father involvement supports flexible gender identity development through play, communication, and emotional interaction. Factors such as education, culture, working hours, and communication style influence this role. The study highlights the importance of father engagement in promoting inclusive and unbiased gender understanding from early childhood.
Kontribusi Ayah dalam Keluarga Inti untuk Meningkatkan Kesiapan Sekolah Anak Rizqiqa Dwi Anggraeni; Sitti Kamsiana; Bunga Bunga; Najma Aulia; Berta Laili Khasanah; Adharina Dian Pertiwi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1868

Abstract

Keluarga inti merupakan lingkungan awal yang berperan penting dalam membentuk kesiapan sekolah anak usia dini. Namun, keterlibatan ayah dalam pengasuhan masih sering terbatas akibat tuntutan pekerjaan dan budaya yang menempatkan ayah sebagai pencari nafkah utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi ayah dalam keluarga inti terhadap kesiapan sekolah anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga ayah di wilayah Kalimantan Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berkontribusi positif terhadap kesiapan sekolah anak yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral. Bentuk keterlibatan ayah bervariasi sesuai kondisi pekerjaan dan nilai keluarga. Faktor penghambat meliputi tuntutan pekerjaan, kelelahan fisik, dan budaya pengasuhan yang berorientasi pada ibu. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi ayah tetap berperan penting dalam mendukung kesiapan anak memasuki pendidikan formal. Kolaborasi ayah dan ibu menjadi kunci terciptanya lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak usia dini.
Studi Komparatif Pola Asuh Terhadap Perkembangan Bahasa AUD: Status Perkawinan Orang Tua Cantika Nisa Nur Indi Arti; Tiara Khairunnisa; Ghina Nuratha Sakira; Rubiatul Adawiyah; Adharina Dian Pertiwi; Berta Laili Khasanah
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.3795

Abstract

Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan pola asuh terhadap perkembangan bahasa pada anak usia dini ditinjau dari status perkawinan orang tua. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur dengan menggunakan subjek yang memiliki perbedaan latar belakang status perkawinan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan yang diperoleh memperlihatkan kemampuan berbahasa masing-masing anak berkembang dengan karakteristik yang berbeda. Anak dari keluarga utuh dan ibu yang menikah lagi menunjukkan perkembangan bahasa yang lebih baik karena mendapatkan komunikasi yang cukup intens, pendampingan, serta dukungan dari lingkungan keluarga. Sementara itu, anak dari ibu tunggal menunjukkan perkembangan bahasa yang lebih lambat karena keterbatasan waktu bersama orang tua, kurangnya stimulasi verbal, serta penggunaan gadget yang cukup tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa interaksi orang tua dan lingkungan sekitar memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak usia dini.
The Effectiveness of Picture Card Media on the Cognitive Abilities of Children Aged 5-6 Years Khoirun Nisaa; Evie Palenewen; Berta Laili Khasanah
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1111

Abstract

The use of media in early childhood learning is one way to support children's cognitive development. At Al Muhajirin Islamic Kindergarten in Samarinda, media use is not yet varied, resulting in underdevelopment of children's cognitive abilities. This study used a population of 75 and a sample of 30 children. The sampling technique used was purposive sampling. The research instruments used were RPPH, assessment rubric, and pretest-posttest questions. The cognitive development indicators assessed in this study were naming the number symbols 1-10, using number symbols to count, matching numbers with symbols, recognizing vowel and consonant symbols, representing objects in pictures/writing, recognizing differences based on size, and demonstrating exploratory and investigative activities. The results of this study before the treatment showed that 63% of students hadn't developed and 37% had begun to develop. After the treatment, the results were 23% developing as expected and 77% developing very well. The N-Gain Test results showed a prevalence of 0.76, which is categorized as high, indicating that the use of picture cards depicting Kalimantan animals is effective as a teaching variation material for teachers.