Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of Fathers in Gender Recognition among Early Childhood: A Literature Review on Gender Bias Contexts Berta Laili Khasanah; Salma Aulia Khosibah; Afifah Rahmaningrum
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 7 No. 01 (2025)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of fathers in fostering gender recognition in early childhood within the context of gender bias. Using a Systematic Literature Review (SLR) with a PRISMA-based approach, four stages were conducted: identification, screening, eligibility, and inclusion. Articles were collected from Google Scholar, Science Direct, and Scispace using keywords related to fathering patterns, gender  introduction, and early childhood care. From 7,750 initial results, filtering by publication year  2022–2025, topic relevance, and inclusion criteria produced 10 core articles for analysis. The findings reveal that fathers’ roles have shifted from traditional breadwinners to multidimensional figures educators, protectors, co-parents, and role models. Active and empathetic father involvement supports flexible gender identity development through play, communication, and emotional interaction. Factors such as education, culture, working hours, and communication style influence this role. The study highlights the importance of father engagement in promoting inclusive and unbiased gender understanding from early childhood.
IMPLEMENTASI TOOLKIT KONSELING KOMUNITAS BERBASIS AKTIVITAS PARTISIPATIF UNTUK MEMPERKUAT REGULASI EMOSI DAN ORIENTASI MASA DEPAN ANAK DAMPINGAN YAYASAN SETARA Ashari Mahfud; Muslikah Muslikah; Edwindha Prafitra Nugraheni; Sigit Hariyadi; Fathin Farah Fadhilah; Salma Aulia Khosibah
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental anak yang hidup dalam kondisi kerentanan sosial menjadi salah satu isu penting dalam pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 3 tentang Good Health and Well-being. Anak dampingan Yayasan Setara Kota Semarang masih menghadapi tantangan dalam mengelola emosi dan membangun orientasi masa depan, sementara komunitas pendamping belum memiliki perangkat intervensi psikososial yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Toolkit Konseling Komunitas Berbasis Aktivitas Partisipatif untuk memperkuat kesehatan mental anak dampingan melalui peningkatan regulasi emosi dan orientasi masa depan sekaligus meningkatkan kapasitas relawan dalam memberikan pendampingan psikososial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan fasilitator (Training of Facilitator), implementasi sesi konseling komunitas berbasis aktivitas partisipatif, serta pendampingan dan evaluasi. Toolkit yang dikembangkan terdiri atas kartu emosi, papan strategi coping, modul aktivitas reflektif, vision board kit, lembar perencanaan masa depan, panduan fasilitator, dan instrumen evaluasi. Implementasi program menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengenali dan mengelola emosi, menyusun tujuan serta rencana masa depan yang lebih realistis, dan meningkatkan kompetensi relawan dalam memfasilitasi layanan konseling komunitas secara sistematis. Selain menghasilkan perangkat intervensi yang dapat direplikasi, program ini memperkuat kapasitas komunitas dalam menyediakan layanan pendampingan psikososial yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Toolkit Konseling Komunitas Berbasis Aktivitas Partisipatif merupakan strategi pemberdayaan komunitas yang potensial dalam mendukung pencapaian SDG 3 melalui penguatan kesehatan mental anak dampingan Yayasan Setara.
Peningkatan Kemampuan Cipta Lagu Anak Bagi Guru PAUD di Kelurahan Sambirejo: Pengabdian R. Agustinus A Eka Nugroho; Salma Aulia Khosibah; Neneng Tasu’ah; Sugiana Sugiana; Aditya Fitria Maulana Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4485

Abstract

Permasalahan kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan musikal pengajar PAUD serta terbatasnya media pembelajaran musik di kelurahan Sambirejo, kecamatan Bringin, kabupaten Semarang. Menindaklanjuti hal tersebut, tim dosen PG PAUD FIP UNNES menyelenggarakan pelatihan musik bagi pengajar PAUD setempat. Kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan kemampuan musik sekaligus mengatasi keterbatasan media pembelajaran melalui pengajaran membaca notasi musik. Dengan kemampuan tersebut, guru diharapkan lebih leluasa menggunakan dan mengembangkan lagu baru sebagai media pembelajaran, baik dari notasi maupun ciptaan sendiri. Pengabdian dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu preparation, training & education, experience, mentoring, serta monitoring, evaluating & feedback. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan musikal guru secara signifikan, ditandai dengan kemampuan menciptakan lagu anak sederhana berbasis notasi, sehingga pelatihan ini efektif sebagai solusi keterbatasan media pembelajaran.