Iffan Fuady Harahap
Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politik Hukum Pertanian dalam Pengembangan Agribisnis Nasional di Era Globalisasi Isnirobit Nasution; Muhammad Ilham Riyadh; Susan Novrini; Henny Pratiwi; Iffan Fuady Harahap
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah politik hukum pertanian dalam mendukung pengembangan agribisnis nasional di era globalisasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya ketidaksesuaian antara tujuan normatif hukum pertanian yang berorientasi pada keadilan sosial dengan praktik kebijakan yang cenderung mengakomodasi kepentingan pasar dan investasi. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum pertanian di Indonesia masih berada dalam kondisi yang belum sepenuhnya konsisten. Di satu sisi, regulasi telah mengarah pada perlindungan petani dan pemerataan sumber daya agraria. Namun di sisi lain, globalisasi mendorong perubahan kebijakan yang lebih liberal, sehingga menimbulkan berbagai persoalan seperti ketimpangan penguasaan lahan, konflik agraria, dan lemahnya posisi petani dalam sistem agribisnis. Selain itu, ditemukan pula adanya ketidaksinkronan antara regulasi dan implementasi akibat lemahnya koordinasi kelembagaan dan tumpang tindih aturan. Politik hukum pertanian belum sepenuhnya mampu menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengembangan agribisnis nasional secara berkeadilan dan berkelanjutan. Diperlukan pembaruan kebijakan hukum yang lebih integratif, adaptif, dan berpihak pada kepentingan nasional agar sektor agribisnis dapat berkembang tanpa mengabaikan keadilan sosial dan kedaulatan pangan.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Industri Pengolahan Tahu Menggunakan Analisis SWOT Di Desa Sidodadi Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Iffan Fuady Harahap; Susan Novrini; Isnirobit Nasution
Jurnal Agrisep Vol. 27 No. 1 (2026): Volume 27 Nomor 1 Juni 2026
Publisher : Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala associated with AAI (Asosiasi Agribisnis Indonesia). Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, 23111, Indonesia. Email: agrisep@usk.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v27i1.1836

Abstract

The tofu processing industry is one of the strategic agro-food subsectors that contributes to providing affordable plant-based protein while creating employment opportunities and supporting local economic development. This study aims to analyze the business development strategy of the tofu processing industry in Sidodadi Village, Beringin District. A quantitative descriptive approach was employed using SWOT analysis supported by the Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), and Internal–External (IE) matrices. Primary data were collected through observation, interviews, and documentation, and subsequently analyzed to identify the internal strengths and weaknesses as well as external opportunities and threats affecting business performance. The findings reveal that the enterprise possesses a moderately strong internal condition, reflected by an IFAS score of 2.35, while its external environment presents substantial growth opportunities, indicated by an EFAS score of 5,06. The IE and SWOT matrix analyses position the business in Quadrant I (Strength–Opportunities), suggesting a grow-and-build strategy that emphasizes leveraging internal strengths to capitalize on external opportunities. The priority strategies include strengthening digital marketing initiatives, improving production capacity and operational efficiency, and enhancing product and packaging innovation. These findings indicate that optimizing the supply chain can be achieved through the strategic integration of internal capabilities with favorable external opportunities. The study provides valuable insights for small and medium-sized tofu processing enterprises in formulating competitive and sustainable business development strategies.